Fashion
Perawatan Bahan Alami Ternyata Punya Kekurangan, Apakah Itu?
Senin, 05 Sep 2016 10:56
BAHAN-bahan alami dinilai bagus untuk merawat kulit. Khasiat kandungan di dalam bahan tersebut akan terasa jika dilakukan secara rutin.
Namun, faktanya pemakaian bahan alami untuk perawatan juga memiliki kekurangan, apakah itu?
" Kalau bahan alami itu dosisnya tidak dikontrol sehingga jika dipakai secara rutin akan mengakibatkan iritasi," tutur dr. Suksmagita Pratidina, SpKk, belum lama ini.
Oleh karena itu, bahan alami yang dibuat sendiri akan aman digunakan jika dipakai seminggu sekali atau perawatan dalam jangka lama bukan dalam keseharian.
" Kalau yang sudah di pasar sudah jelas aman. Sudah dikontrol dan diteliti kadar bahan alaminya sehingga tidak menyebabkan iritasi," pungkasnya.(Okezone.com)
Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe
Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya
JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa
Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan
JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja
Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial
JAKARTA - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya
Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka