Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Setelah Tahu Fakta Ini, Kamu Pasti Tidak Akan Malas Lagi Pakai Sunscreen

Lifestyle

Setelah Tahu Fakta Ini, Kamu Pasti Tidak Akan Malas Lagi Pakai Sunscreen

Selasa, 29 Mei 2018 09:00
Shutterstock

Ladies, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan nasihat tentang pentingnya penggunaan sunscreen. Namun, sekalipun nasihat itu didengungkan terus, nyatanya masih banyak orang yang tidak menaatinya. Padahal, di balik teriknya sinar matahari, ada ancaman serius bagi kulit manusia.

Tiga pancaran gelombang sinar matahari yang harus diwaspadai

Matahari memancarkan sinar ultraviolet (UV) dalam 3 gelombang berbeda yaitu; UV-C yang normalnya tidak mencapai permukaan bumi karena diserap lapisan ozon. UV-C sangat berbahaya dan dapat menyebabkan mutasi genetik.

UV-B paling banyak menembus atmosfer bumi dan bertanggung jawab pada sebagian besar kasus photodamage dan sunburn. UV-B memicu kerusakan DNA dan penuaan dini.

UV-A memiliki radiasi ultraviolet paling lemah namun paling banyak mencapai permukaan bumi dan mampu menembus kaca jendela, menyebabkan aging skin, wrinkles, age spot. WHO menetapkan bahwa UV-B dan UV-A sebagai penyebab timbulnya kanker kulit.

Tabir surya, sang tameng pelindung yang tak bisa ditawar

Tabir surya atau sun screen merupakan produk yang digunakan untuk melindungi kulit dari paparan UV-B dan UV-A. Tabir surya diberikan pada bagian tubuh yang tidak terlindung seperti wajah, telinga, lengan, dan bahkan kulit kepala.

Produk sediaan di pasaran ada berbagai macam; cream, lotion, gel, spray, dan stick. Pemilihan bentuk sediaan akan bergantung pada jenis dan area kulit.

Tabir surya biasanya mencantumkan nilai SPF (Sun Protection Factor) yaitu ukuran kemampuan produk tabir surya melindungi kulit dari efek UV-B. ada berbagai macam nilai SPF yang beredar mulai dari 15 sampai 50 bahkan lebih. Penelitian telah menunjukkan bahwa nilai SPF 30 lebih efektif dalam melindungi dari SPF 15, dalam hal ini bukan berarti bahwa produk dengan SPF tinggi mampu melindungi lebih lama dari produk dengan SPF rendah.

Standar penggunaan tabir surya yang disarankan aturan dunia

American Association of Dermatology memberikan panduan dalam menggunakan tabir surya

  1. Gunakan tabir surya dalam jumlah yang cukup (2mg/cm2 kulit) dan diamkan sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.
  2. Ratakan diseluruh kulit yang terbuka.
  3. Ulangi penggunaan tiap 2 jam, terlebih saat berkeringat atau berenang.
  4. Pasir, air, dan salju memantulkan sinar matahari (UV). Pastikan pemakaian tabir surya secara cukup ketika beraktivitas pada area tersebut.
  5. Tetap gunakan tabir surya ketika cuaca berawan karena UV dapat menembus awan.

Penggunaan tabir surya untuk anak-anak dapat diberikan sejak usia 6 bulan. Bagi bayi di bawah usia tersebut sebaiknya diberikan perlilndungan secara fisik agar terhindar dari efek buruk ultraviolet.

Sebetulnya tidak sulit kok menerapkan penggunaan tabir surya secara teratur. Hanya diperlukan kedisplinan. Semua ini kembali untuk kesehatan kulit kita sendiri. So, jangan malas lagi menggunakan tabir surya ya.

(Vemale.com)
Lifestyle
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.