Lifestyle
Wonderful Indonesia Bikin Heboh saat Pelatihan SDM Kepariwisataan di Unpad
Rabu, 22 Mei 2019 09:04
BANDUNG – Kehebohan tercipta di Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, Senin (20/5/2019). Tepatnya saat acara Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes To Campus. Kehebohan itu terjadi kala peserta diajak bermain games dengan meneriakkan yel Salam Pesona Indonesia.
Inisiatif games dadakan ini adalah Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat Dedy Taufik. Usai membuka acara, Desy yang diplot sebagai pembicara menyapa para mahasiswa. Sebagai lulusan Unpad, Dedy mengaku senang dilibatkan dalam kegiatan ini. Ia pun mengajak seluruh peserta bermain games.
"Kita lakukan Salam Pesona Indonesia ya. Jawabannnya Wonderful Indonesia. 7 peserta yang paling lantang silahkan maju. Kita punya hadiah buat 7 pemenang," katanya. Bisa dibayangkan betapa hebohnya ruangan Sanusi Hardjadinata.
Menurut Dedy, banyak momentum yang berawal dari kampus. Baik perubahan, kekinian, hingga banyak lagi. Oleh karena itu, Dispar Jawa Barat tidak ragu untuk menjalin kerjasama dengan pihak kampus. Terutama untuk pengembangan sustainable tourism.
"Banyak momentum yang awalnya dari kampus. Kekinian itu berasal dari kampus. Perubahan juga berawal dari kampus. Kekinian itu penting. Karena kita memang perlu perubahan. Perlu terobosan baru. Untuk itu, Saya berharap dan dukungan dari mahasiswa untuk memikirkan konsep masa depan Jabar. Khususnya untuk sektor pariwisata. Karena, jabar sudah memposisikan sebagai provinsi pariwisata," terangnya.
Dalam kesempatan ini, Dedy Taufik juga tampil sebagai pembicara. Ia membawakan materi mengenai Arah Kebijakan Pengembangan Pariwisata Provinsi Jaw Barat. Pembicara lainnya adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran dengan materi Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pengembangan SDM Kepariwisataan.
Narasumber lainnya adalah Mohammad Liga Suryadana dari STP Bandug yang memberikan materi mengenai Isu Strategis Pengembangan Industri Pariwisata, dan Kabid Ekowisata Kemenpar Gunawan Wimbawa yang membawa materi Presentasi Produk Pariwisata dan Sikap Melayani.
Kabid Pengembangan Ekowisata Kemenpar Gunawan Wimbawa menilai kegiatan ini sangat penting. Apalagi, posisi mahasiswa juga sangat strategis.
"Kalian sebagai mahasiswa kepo nggak sih dengan acara ini? Kepo mengapa Kementerian Pariwisata menggelar kegiatan ini di kampus? Ada beberapa pertimbangan sebenarnya. Pertama mahasiswa itu adalah generasi milenial. Masa depan bangsa ada ditangan kalian. Itu pertimbangan pertama," papar Gunawan.
Alasan kedua, sejak tahun 2015 sudah diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Hal ini menjadi tantangan. Yang artinya, dibutuhkan SDM-SDM berkualitas untuk berkompetisi secara regional. Dan pertimbangan terakhir adalah revolusi industri 4.0. dunia pariwisata sudah mengikuti revolusi industri 4.0.
"Pariwisata sudah menerapkan revolusi industri 4.0. Misalnya kalian butuh tiket, tinggal cari Traveloka, atau tiket.com. Kalau biro perjalanan wisata tidak mengikutinya akan tertinggal. Karena akan semakin sulit bersaing," paparnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Akademik Unpad Arry Bainus mengatakan kampusnya sangat mendukung pengembangan pariwisata. Berikut juga menghadirkan SDM berkualitas.
"Unpad memiliki program S2 Sustainable Tourism. Ada juga program studi D4 Bisnis Perjalanan Wisata. Dan kita akan menggulirkan prodi Pariwisata Bahari. Ini bukti keseriusan Unpad. kita tidak main-main. Kita mendukung SDM pariwisata dikembangkan secara serius.dan pariwisata bisa menjadi tulang punggung perekonomian kita," katanya.
Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani juga mengutarakan hal yang sama. Menurutnya mahasiswa mempunyai posisi yang tidak mungkin dilepas.
"Masa depan pariwisata sangat erat dengan milenial. Dan mahasiswa adalah generasi milenial. Lebih dari itu, mahasiswa termasuk dalam unsur akademisi dalam Pemtahelix. Ini unsur penting dalam kemajuan pariwisata," paparnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan membentuk SDM-SDM berkualitas harus dilakukan Kementerian Pariwisata.
"Karena sehebat apapun destinasi ataupun alam, jika tidak ada SDM berkualitas akan sia-sia juga. Karena ini menyangkut pengelolaan, promosi, juga kebijakan. Dan semua itu hanya bisa dilakukan oleh SDM berkualitas," paparnya.
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Minas Jaya-Memasuki masa pensiun sering kali mendatangkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Terutama terkait kepastian sumber pendapatan untuk menopang kebutuhan keluarga setelah tidak lagi me
3 Sekolah Rakyat Berhasil Raih Penghargaan Top 100 Excellence Award 2026
Jakarta - Tiga Sekolah Rakyat berhasil meraih penghargaan pada ajang TOP 100 BUMD, Education, Leader, BPR Excellence Award 2026 yang digelar di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). 3 sekolah itu di antaranya
Sosok Eddy Tansil: Dicari Sejak 1996, Aset Miliaran Disita Negara
Eddy Tansil, buron legendaris sejak 1996 yang sampai detik ini belum diketahui rimbanya. Namun aset-asetnya sudah ditelusuri dan diserahkan ke negara.Dirangkum detikcom, Senin (15/6/2026), Eddy Tansil
Purbaya Bakal Temui Bos BGN Minggu Ini, Bahas Efisiensi Anggaran MBG?
Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang terkait efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemu
Viral ART Asal Indonesia Dianiaya Majikan di Malaysia, Empat Pelaku Ditangkap
penganiayaan dialami seorang perempuan dinarasikan sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia bekerja di Malaysia oleh empat orang. Video penganiayaan itu viral di media sosial Threads maupun F