Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Anggaran Rp100 Miliar Dikucurkan, Pemkot Pekanbaru Targetkan Normalisasi 900 Kilometer Drainase

Berita

Anggaran Rp100 Miliar Dikucurkan, Pemkot Pekanbaru Targetkan Normalisasi 900 Kilometer Drainase

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Feb 2026 09:05
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menetapkan target ambisius untuk melakukan normalisasi saluran drainase sepanjang 900 kilometer pada tahun ini. Langkah ini diambil guna mengembalikan fungsi saluran air agar terhubung dengan baik dan menjadi solusi konkret mengatasi persoalan banjir di wilayah rawan genangan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa pembenahan ini tidak hanya fokus pada pembersihan sampah, tetapi juga pengerukan sedimen yang telah mendangkalkan parit-parit di seluruh kota. Ia menginginkan seluruh aliran air berfungsi optimal tanpa hambatan.

"Bagaimana menyelesaikan 900 kilometer untuk normalisasi, maupun juga membersihkan sedimen di parit-parit yang ada di Kota Pekanbaru," ujar Agung Nugroho, Kamis (5/2/2026).

Pekerjaan besar ini tidak hanya bertumpu pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru. Agung menginstruksikan pihak kecamatan untuk turun tangan melakukan normalisasi di wilayah masing-masing, terutama pada drainase lingkungan yang tersumbat.

Dukungan anggaran pun disiapkan secara signifikan. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengungkapkan bahwa dana sekitar Rp100 miliar telah dialokasikan khusus untuk pembenahan infrastruktur air ini pada tahun anggaran 2026.

"Drainase jadi fokus kita tahun ini. Cukup besar anggaran untuk drainase tahun ini, sekitar Rp100 miliaran lah," jelas Markarius Anwar.

Saat ini, tim gabungan dari Dinas PUPR serta Dinas Perkim tengah melakukan pemetaan ulang terhadap titik-titik rawan banjir. Seluruh kegiatan perbaikan akan merujuk pada master plan pengendalian banjir yang telah disusun oleh pemerintah kota agar pengerjaan lebih terukur dan sistematis.

Tahapan pekerjaan diprioritaskan pada pembenahan parit dan saluran drainase utama berukuran besar terlebih dahulu. Setelah saluran induk bersih, pengerjaan akan dilanjutkan ke drainase skala kecil di kawasan pemukiman warga untuk memastikan konektivitas air yang lancar dari hulu ke hilir. (grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.