Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Meski Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Namun Karhutla Tetap Muncul di Desa Pulau Muda Pelalawan

Meski Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Namun Karhutla Tetap Muncul di Desa Pulau Muda Pelalawan

Admin
Selasa, 23 Agu 2022 13:40
pekanbaru.tribunnews.com

PELALAWAN- Hujan lebat diprediksi mengguyur Kabupaten Pelalawan hari ini, Selasa (23/8/2022), berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pekanbaru.

Sebenarnya peluang hujan cukup tinggi di Pelalawan sejak tiga hari yang lalu.

Bahkan pada Selasa (23/8/2022) hujan sudah mengguyur beberapa wilayah termasuk Ke amatan Pangkalan Kerinci.

Hujan yang turun dengan intensitas ringan hingga sedang meski tidak merata.

Pada siang hingga sore diperkirakan akan diselimuti awan cukup gelap sebagai pertanda hujan akan turun kembali.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca di beberapa daerah di Riau termasuk Pelalawan.

Diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Untuk itu masyarakat diminta waspada dengan kondisi cuaca yang tak menentu ini.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Musa S.Pd hujan yang turun tidak berpengaruh signifikan di daerah yang rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pasalnya, titik api kembali muncul di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti.


Karhutla yang terpantau membakar lahan kosong dan areal hutan.


"Lokasi Karhutla hari ini cukup jauh dari titik api Minggu lalu. Sekarang tim kami sudah berada di lapangan untuk melakukan pemadaman," kata Musa kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (23/8/2022).

Musa menerangkan, titik api terpantau mulai Senin (22/8/2022) sore lalu.

Setelah mendapat informasi Karhutla kembali terjadi di Desa Pulau Muda, tim BPBD langsung turun ke lokasi pada malam hari. Selanjutnya operasi pemadaman dimulai pada Selasa (23/8/2022) pagi.

Lahan yang dilalap api terdiri dari semak belukar serta areal hutan yang berada cukup jauh dari pemukiman warga.

Kondisi lahan yang memiliki gambut cukup dalam memiliki kesulitan tersendiri untuk memadamkannya.

Tim BPBD masih bekerja di lapangan untuk menghilangkan api dan asap.

"Hujan turun juga disini, tetapi tidak berarti banyak. Kami masih pemadaman supaya cepat tuntas," beber Musa.

Hari ini terpantau tiga hotspot atau titik panas di Pelalawan.

Titik panas itu tersebar di Kecamatan Teluk Meranti dan Pelalawan


Diduga kuat jika hotspot yang terdeteksi satelit itu merupakan Karhutla yang saat ini sedang ditangani tim pemadaman.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.