Kamis, 07 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Pemusnahan Tanaman Non Hutan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Diperlukan Persiapan Yang Matang

Pemusnahan Tanaman Non Hutan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Diperlukan Persiapan Yang Matang

Laporan : Sahril Ramadhana
Kamis, 18 Feb 2016 16:04
Sahril Ramadhana
Keterangan Foto : Bupati Siak Memberikan Keterangan Kepada Awak Media, Kamis (18/02/2016).

SIAK-Tindaklanjut dari beberapa rapat yang digelar beberapa waktu lalu terkait persiapan pemusnahan tanaman non hutan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Unsur Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Siak kembali menggelar rapat persiapan sebelum operasi itu dilaksanakan.

Dalam rapat itu dipimpin langsung Bupati Siak Drs H. Syamsuar MSi, turut hadir Kapolres Siak AKBP Ino Harianto SIK, Kajari Siak Zondri SH, Kepala BKSDA Riau H Kemal Anas, Kepala Pengadilan Negeri Siak Asmudi SH MH, serta seluruh jajaran yang terkait dalam operasi pemusnahan tanaman non hutan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.

Dalam penyampaiannya Bupati Siak Drs H. Syamsuar mengatakan, sebelum dilakukan pemusnahan tanaman non hutan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, diperlukan persiapan yang matang, sehingga nantinya tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

"Maka dari itu dalam rapat ini, persiapan kita harus didudukkan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan operasi," kata Bupati.

Dipaparkan Syamsuar, adapun tahapan-tahapan yang perlu dipersiapan yakni, pemusnahan tanaman non hutan, merelokasikan penduduk yang terdapat di wilayah tersebut, baik itu nantinya mereka akan dipulangkan ke daerah asalnya maupun menetap menjadi masyarakat Kabupaten Siak, hingga nantinya dilakukan penanaman kembali di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.

"Untuk melakukan operasi ini dibutuhkan perisiapan yang matang, dibutuhkan kerjasama baik dari segal unsur, baik itu pemerintah daerah, Kepolisian, TNI maupun BKSDA dengan sasaran apa yang kita laksanakan nantinya tidak menimbulkan dampak lainnya," ucap Syamsuar.

Ditambah Bupati, untuk waktu pelaksanaan operasi akan dibahas oleh satuan tugas (satgas), dimana Satgas ini merupakan tim yang terdiri dari Pemkab, Kepolisian, TNI dan BKSDA serta pihak terkait dibentuk sebelum dilakukan operasi ini.

"Kita harapkan, persiapan ini dapat didudukan dengan baik sehingga pada pelaksanaan nantinya dapat berlangsung dengan baik dan lancar tanpa menimbulkan permasalahan lainnya. Selain itu kita juga mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga Cagar Biosfer Giam Siak Kecil yang merupakan sumber energi di Kabupaten Siak," harap Bupati.

Sementara itu Kapolres Siak AKBP Ino Harianto SIK didampingi Kabag Ops Polres Siak Kompol Yudhi menambahkan, pihaknya telah menskemakan wilayah yang akan dilakukan operasi, mulai dari data penduduk, skema wilayah, sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat, serta menyampaikan surat peringatan.

"Untuk itu mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada saat pelaksanaan operasi, kita membentuk beberapa satgas guna kesiapan yang matang jelang ditentukan waktu operasi," tukas Kompol Yudhi.(ril)

Lingkungan
Berita Terkait
  • Kamis, 07 Mei 2026 16:45

    Kondisi Rupiah Kini ibarat Sudah Tenggelam hingga Dagu

    Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai semakin mengkhawatirkan. Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy menilai posisi rupiah saat ini sudah mendekati batas psikologis ya

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:31

    Dua Pelaku Curat Kantor Desa Teluk Berumbun Rohil Di Ciduk Tim Resmob Polres Rohil.

    TANAH PUTIH-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Kantor Desa Teluk Berembun, Kecam

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:22

    Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan Berhasil Bongkar Dugaan Peredaran Sabu.

    TANAHPUTIHTANJUNGMELAWAN-Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan terse

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:14

    12 Tahun Terbaring Lumpuh, Perjuangan Nanda Pemuda di Kampar Bertahan Hidup, Kini Punggung Membusuk.

    KAMPAR - Seorang pemuda di Desa Indra Sakti Kecamatan Tapung hanya bisa terbaring selama 12 tahun.Ia mengalami kelumpuhan. Ismalianda, pemuda berusia 29 tahun itu sama sekali tidak dapat beraktiv

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:11

    Polisi Panggil Operator SPBU Segati Terkait Penyeludupan BBM Subsidi yang Jerat 3 Tersangka.

    PELALAWAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih mendalami keterlibatan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Abdi Aditya Pratama Desa Segati, Kecamatan Langgam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.