Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Petani di Rohul Dapat Bantuan Hendtraktor 22 Unit Dari Dana APBN

Petani di Rohul Dapat Bantuan Hendtraktor 22 Unit Dari Dana APBN

Laporan : Fahrin Waruwu
Rabu, 19 Agu 2015 19:20
Fahrin Waruwu
Petani di Rohul Dapat Bantuan Hendtraktor 22 Unit Dari Dana APBN
ROKAN HULU - Sejumlah petani di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan menikmati Alat-Alat Industri Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI jenis hend traktor 22 unit, kini alat tersebut sudah berada di Dinas Tanaman Pangan

 dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Rohul, secepatnya akan didistribusikan
   
Informasi ini disampaikan, Kepala DTPH Rohul, Mubrizal,  di ruang kerjanya, Rabu (19/8), katanya, 22 unit diterima dalam bentuk barang. "Kita tidak ada menerima jenis uang, jika dari luas lahan persawahan di Rohul sekitar 2.137 hektar, secara otomatis alat-alat itu masih kurang," terangnya.

Lanjutnya,  lahan persawahan yang dinilai produktif yakni Kecamatan Rambah, Rambah Samo,  Rokan IV Koto, Bangun Purba dan Rambah Hilir. "Untuk alat itu, optimalnya, 10 hektar 1 alat handtraktor, jika kita terima
alat sebanyak  22 unit, kebutuhan kita saat ini sekitar 100 unit lagi, jika ada sebanyak itu milik kita tentu kebutuhan masyarakat akan bisa terpenuhi dengan baik," tuturnya.

Terangnya, memang disadari, jika petani-petani Rohul itu,  sudah tua dan kurang generasi terbaru, sehingga dibutuhkan alat-alat pertanian secara tekhnologi, karena umurnya sudah lanjut, jadi tidak bisa lagi menggunakan cangkul untuk mengolah lahan. "Jadi jika sudah alat itu yang bisa, tanamnya satu kali setahun menjadi tanam dua kali dan yang dua kali setahun bisa menjadi tiga kali, otomatis terus  ada peningkatan Indek Penanaman (IP) 100, menjadi  ke IP 200, kemudian bisa juga meningkat produksi petani," paparnya.

Diungkapkanya, alat yang sudah terdata sejak tahun 2003 yang lalu, sekitar 125 unit, namun dari sekian alat itu sudah diserahkan pada  kelompok, namun masih yang rusak dan perlu perbaikan, jika rusak ringan saja cukup petani yang memperbaikinya, namun kalau rusak berat baru kita bantu. "Nanti untuk penerima alat-alat ini kita perlu melakukan verifikasi dan evalusai terhadap  kelompok yang akan mendapatkan alata, termasuk evalusai lahan pangan tersebut, jadi bantuan disalurkan supaya bisa  tepat sasaran," pungkasnya. (Fah)

Lingkungan
Berita Terkait
  • Jumat, 08 Mei 2026 16:48

    Polisi Tangkap Maling Modus Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi di Bogor.

    Bogor - Pencuri modus ganjal ATM menggunakan tusuk gigi inisial ME (42) ditangkap polisi ketika beraksi di salah satu rumah sakit di Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor. Barang bukti berupa 41 kart

  • Jumat, 08 Mei 2026 16:34

    Kronologi Penangkapan 210 WNA di Batam Terkait Dugaan Penipuan Investasi.

    Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menjelaskan kronologi penangkapan ratusan warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat penipuan investasi

  • Jumat, 08 Mei 2026 16:29

    Napi Kasus Pemerasan di Lapas Pekanbaru Dipindahkan ke Nusakambangan, Ini Alasannya

    PEKANBARU-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau buka suara terkait polemik pemindahan narapidana kasus pemerasan, JS, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambanga

  • Jumat, 08 Mei 2026 16:24

    Bongkar Tembok Kafe di Rumbai, Satpol PP Pekanbaru Terancam Dipidanakan

    PEKANBARU-Tim gabungan dari Satpol PP dan Dinas Pertanahan Pekanbaru menertibkan lahan di kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, Jumat (8/5/2026).Pantauan CAKAPLAH.com, lahan yang ditertibkan Satpol PP

  • Jumat, 08 Mei 2026 16:23

    Minyakita Dijual di Atas HET, Pengawasan Distribusi Harus Diperketat

    PEKANBARU-Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS, dr Meiza Ningsih menyoroti tingginya harga minyak goreng subsidi Minyakita di Kota Pekanbaru. Saat ini, harga Minyakita di pasaran disebut sudah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.