Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Warga Keluhkan Banyak Jalan dan Jembatan yang Rusak, Gubernur Riau Akan Tambah Tiga UPT Lagi

Warga Keluhkan Banyak Jalan dan Jembatan yang Rusak, Gubernur Riau Akan Tambah Tiga UPT Lagi

admin
Selasa, 30 Jun 2020 16:31
Kondisi ruas jalan milik Provinsi di Kabupaten Rokan Hulu. Banyak lubang-lubang besar di jalan yang waktu mengancam pengendara.
PEKANBARU - Kondisi jalan di Provinsi Riau banyak yang mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan sejumlah ruas jalan di Provinsi Riau sudah tidak layak lagi dilewati kendaraan.

Seperti yang dialami oleh warga yang berada di Kecamatan Reteh dan Keritang Indragiri Hilir. Jalan raya yang menghubungkan dua kematan ini cukup parah. Kondisi ini sudah bertahun-tahun dialami oleh warga dan tidak kunjung ada perbaikan.

Akibat kondisi jalan yang rusak parah tersebut, jarak tempuh pun menjadi lambat. Sebab pengendara yang melewati ruas jalan tersebut tidak bisa memacu laju kendaraaanya karena kondisi jalan dipenuhi lubang.

"Kalau bawa kendaraan harus pelan-pelan, karena semua badan jalan itu sudah rusak semua. Bayangkan saja, dengan jarak 30 kilometer butuh waktu hampir 3 jam, kan parah sekali," kata Erfandi warga Pulau Kijang Inhil Riau, Selasa (30/6/2020).

Menanggapi persoalan tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar tidak menampik jika saat ini memang kondisi ruas jalan di Riau banyak yang mengalami kerusakan. Mulai dari kerusakan ringan sampai berat.

Untuk pihaknya akan menambah jumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan agar kerusakan jalan di daerah bisa segera diatasi. Sebab saat ini di Riau hanya ada tiga UPT Jalan dan Jembatan. Sehingga masih dirasakan kurang untuk mengatasi kerusakan jalan di Riau.

"Semua kita jalan rusak, makanya kita akan tambah UPT tiga lagi. Karena yang ada sekarang kan baru tiga itu untuk 12 kabupaten kota. Jadi tidak ideal, paling tidak kita harus punya enam UPT lah. Jadi satu UPT nanti bisa memegang dua kabupaten kota," kata Syamsuar.

Dengan adanya penambahan tiga UPT maka nantinya setiap ada kerusakan jalan bisa langsung direspon dan ditindaklanjuti oleh UPT terdekat untuk segera dilakukan perbaikan.

"Supaya pemeliharaan jalan juga bisa lebih bagus. Kalau ada kerusakan itu bisa dilakukan perbaikan, nanti perbaikan jalan itu dilakukan swakelola. Jadi tidak perlu ditender lagi, begitu ada jalan rusak langsung dikerjakan. Jangan tunggu masyarakat ngomel-ngomel baru diperbaiki," katanya.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.