Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • 3 Kali Gubernur Riau Ditangkap KPK, Syamsuar Diminta Hati-Hati Gunakan APBD

Nasional

3 Kali Gubernur Riau Ditangkap KPK, Syamsuar Diminta Hati-Hati Gunakan APBD

Rabu, 20 Feb 2019 13:35
okezone.com
Presiden Jokowi lantik Syamsuar-Edy Natar Nasution menjadi gubernur dan wagub Riau.

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution untuk hati-hati menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Tjahjo mengatakan sudah tiga kali Gubernur Riau dicokok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tersangkut kasus tindak pidana korupsi. Ketiga gubernur itu adalah Rusli Zainal, Saleh Djasit, dan Annas Maamun.

"Harus memahami area rawan korupsi di dalam konteks perencanaan anggaran. Tiga gubernur lho itu semua terkait masalah program perencanaan anggaran. Saya kira ini hati-hati," kata Tjahjo ketika berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Tjahjo juga mengajak Syamsuar dan Edy Natar Nasution untuk melakukan pertemuan dengan KPK guna membahas berbagai potensi korupsi yang bisa terjadi di Riau. Dengan begitu, ia berharap langkah yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Riau bisa sesuai mekanisme dan aturan hukum.

"Pokoknya silakan jalan sesuai diskresi yang punya, tetapi harus sesuai mekanisme dan hukum yang berlaku, apakah UU, peraturan di bawah UU, sampai perda," ujar Tjahjo.

Tjahjo menilai perpaduan Syamsuar dan Edy Natar Nasution merupakan kombinasi kepala daerah serta wakil yang cukup serasi. Terlebih, Syamsuar sebelumnya pernah lama menjabat Bupati Siak sehingga paham birokrasi.

"Yang penting bisa menata kelola pemerintahan dan struktur pemerintahan di Riau diperkuat, sehingga fungsi pembinaan dan pengawasan melekat pada gubernur dan wakil gubernur sebagai wakil pemerintahan pusat, mampu mempercepat, mendorong konsolidasi, baik di kota maupun kabupaten yang ada," ujarnya.


Sumber: okezone.com

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.