Nasional
3 Pria Pose 2 Jari di Deklarasi Pro Jokowi, TKN: Sengaja Provokasi
Senin, 11 Feb 2019 11:53
"Saya dapat informasi, mereka ini dengan sengaja mengangkat tangan 02 dengan maksud provokasi," ungkap juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Senin (11/2/2019).
Ace menyayangkan adanya pihak-pihak yang melakukan provokasi seperti itu. Ia meminta setiap pihak pasangan capres-cawapres, termasuk, simpatisan untuk saling menghormati.
"Kan setiap pasangan memiliki acaranya sendiri-sendiri. Seharusnya saling menghormati. Tidak dengan cara begitu," imbuh politikus Golkar itu.
Soal tiga orang yang berpose dua jari itu, TKN Jokowi-Ma'ruf menyerahkan kepada pihak berwajib. Kubu pasangan nomor urut 01 ini berharap hal serupa tidak terjadi lagi.
"Kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk menanganinya sesuai dengan prosedur yang berlaku," tutur Ace.
Sebelumnya diberitakan, keributan kecil sempat terjadi di tengah deklarasi alumni 375 SMA se-Jakarta yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/2). Tiga orang diamankan karena berpose dua jari.
Ketiga orang ini, H, E dan S bekerja sebagai kuli bangunan dan cleaning service. Awalnya, mereka hendak ke Blok M, Jakarta Selatan. Mereka berangkat dari Muara Angke, Jakarta Utara dengan menumpang bus TransJakarta. Sesampainya di depan Halte Polda mereka melihat massa pendukung Jokowi yang hendak menuju ke Istora Senayan.
"Karena mereka pendukung Jokowi juga, akhirnya mereka ini ikut-ikutan ke Istora mau melihat Jokowi sekalian pengen foto-foto," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono.
Pihak panitia membawa ketiga orang tersebut ke pihak kepolisian. Hasil pemeriksaan sementara, polisi menyatakan tidak ada unsur pidana terkait kejadian tersebut dan mereka langsung dipulangkan.
"Hasil pemeriksaan sementara belum ditemukan adanya unsur-unsur tindak pidana yang dilakukan dan sudah dipulangkan," ucap Lukman.
Sumber: detik.com
nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara