Nasional
AHY Bilang Rakyat Rindu Program SBY, TKN: Jokowi Perbaiki Bansos
Senin, 21 Jan 2019 12:35
"Kami tidak menegasikan (mengabaikan) kebijakan SBY yang baik seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan beras untuk rakyat miskin (Raskin) dan lain-lain, yang dinilai menyentuh rakyat miskin. (Tapi) Kami memiliki program yang jelas-jelas menyentuh kebutuhan dasar Ibu-Ibu," ujar Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Senin (21/1/2019).
Ace menilai kebijakan pemerintahan Jokowi sangat pro-rakyat. Pogram-program bantuan sosial yang diberikan Jokowi disebut lebih tepat sasaran dibandingkan saat pemerintahan SBY.
Selain itu, kata Ace, di era Jokowi, stabilitas harga lebih terkendali dibandingkan pada masa pemerintahan SBY. Dengan inflasi yang terkendali, hal itu membuat harga-harga kebutuhan bahan pokok lebih terjangkau oleh ibu-ibu.
"Di era akhir kepemimpinan SBY, inflasi di angka 8%. Itu artinya tidak bisa mengendalikan stabilitas harga. Di era Pak Jokowi angka inflasi rata2 di angka yang rendah yaitu, 3%," katanya.
Politikus Golkar itu pun menilai, AHY tidak memahami kebijakan pemerintahan Jokowi saat ini. Sehingga, main asal menuding bahwa kebijakan Jokowi tidak menyentuh masyarakat.
"Apakah di zaman SBY ada Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan lain-lain yang sangat membantu Ibu-Ibu? Sepertinya AHY ini perlu mendalami dan mendalam secara seksama kebijakan pemerintahan Jokowi. Jangan salah membaca data dan realitas!" ujarnya.
AHY menyebut jika program 4 tahun terakhir saat ini kurang menyentuh masyarakat. Dia menilai program SBY dinilai bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Adanya kerinduan publik, hadirnya kembali program-program pro rakyat, program-program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat utamanya mereka yang tergolong kurang mampu dan miskin," kata AHY.
(detik.com) nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara