Nasional
Ahok soal Jadi Pejabat Lagi: Saya Investasi di Politik sampai Dipenjara
Kamis, 18 Jul 2019 08:37
Pernyataan itu disampaikan Ahok saat menjadi pembicara di Gereja Reformed Injili Indonesia, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (12/7/2019) lalu. Ahok awalnya mendapat pertanyaan dari warga yang hadir tentang mau atau tidaknya kembali menjadi pejabat.
Ahok menjawab pertanyaan tersebut dengan memberikan analogi seorang pengusaha yang telah berinvestasi di suatu bidang. Menurut Ahok, pengusaha tersebut tak akan beralih ke bidang lain begitu saja.
"Ini pertanyaan klasik ya. Saya kalau ketemu dengan orang yang bergerak di bidang bisnis, atau keuangan. Saya suka tanya balik begini, kita sama-sama pengusaha kan, dulu gitu. Orang keuangan kan. Pernah nggak kita melakukan sesuatu, sudah investasi begitu besar di satu bidang dan hasrat kita memang masih di bidang ini, terus kamu buang ganti bidang, nggak," ujar Ahok dalam channel YouTube Panggil Saya BTP seperti dilihat detikcom, Rabu (17/7).
"Saya ini invest di politik ini sudah terlalu banyak sampai dipenjara. Nah itu yang jadi pergumulan saya, sehingga share dengan beberapa teman," ujarnya.
Setelah berhenti jadi pejabat, Ahok mengaku menerima banyak tawaran kerja dari sejumlah pihak. Tawaran yang diberikan pun tak tanggung-tanggung, bahkan gaji yang akan didapat Ahok berstandar internasional.
"Jadi beberapa orang yang tidak ada hubungannya, teman-teman lama, waktu saya jadi gubernur jarang ketemu saya. Sekarang nawarin kerja sama mereka. Nawarin kerja kasih saham kosong, macam-macam nanti. Dari gaji yang lumayan sampai waw banget. Standarnya sudah standar dunia," ujarnya.
"Jadi pejabat itu payah, nggak ada duitnya. Ini pun.... Kalau saya jadi pejabat lagi, kayaknya malas sebagai pribadi, malas. Kalau kita bisa penghasilan USD 1 juta setahun, naik mobil semua miliaran, kamu masih mau jadi pejabat, dicaci maki, dikafir-kafirin, dicari-cari salah, mau dipenjara," tuturnya.
"Saya katakan lagi dari mana saya tahu melakukan A atau B atau C. Firman Tuhan, iluminasi dari firman Tuhan yang saya baca. Sampai hari ini dalam pergumulan saya. Saya tetap tidak ada panggilan jadi pengusaha, tugas saya adalah showcase, mercusuar untuk mempertontonkan kuasa Tuhan, untuk menarik orang untuk mengenal Tuhan kita. itu yang saya dapat," ujarnya.
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut