Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Klaim Kemenangan 80%, Bara Hasibuan: Bertentangan dengan Quick Count

Nasional

BPN Klaim Kemenangan 80%, Bara Hasibuan: Bertentangan dengan Quick Count

Kamis, 25 Apr 2019 14:44
Detik.com
Foto: Waketum PAN Bara Hasibuan.
JAKARTA - Waketum PAN Bara Hasibuan mengkritik Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, yang mengklaim jagoannya seharusnya bisa menang hingga 80%. Bara menyinggung hasil quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga survei yang menyatakan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul.

"Jangan kita melakukan klaim kemenangan tapi tanpa data valid dan kredibel," kata Bara kepada wartawan di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Bara mengatakan hasil hitung cepat sudah terbukti dalam beberapa pemilu terakhir. Katanya, akurasinya 90% sama dengan KPU.

"Apalagi kalau klaim tersebut bertentangan dengan hasil quick count yang menurut sejarah dalam beberapa kali pemilu terakhir ini sudah ada dan terbukti konsisten. Hampir bisa dikatakan akurasinya 90% sama dengan hasil KPU," imbuh dia.

Bara menyayangkan sikap Djoko Santoso yang terkesan memanas-manasi situasi. Menurut dia, seharusnya BPN mengajak pendukung agar menerima hasil penghitungan suara Pemilu 2019.

"Itu kan malah jadi memanasi situasi. Dalam hal ini Pak Djoko Santoso harusnya bisa menggambarkan realitas dan mengondisikan para pendukung bahwa ini adalah hasil yang harus diterima. Jadi harus menempatkan kepentingan bangsa dan menghormati proses demokrasi yang masih berlangsung," ujarnya.

Sebelumnya, Djoko Santoso mengklaim angka kemenangan Prabowo-Sandiaga bisa di angka 80%. Dia mengklaim paslon 02 bisa menang telak jika tak dicurangi.

"Pada tanggal 17 April, dan hasilnya memang Prabowo-Sandi menang. Walaupun sebelum tanggal 17, tanggal 17, dan setelah tanggal 17 mereka curang terus. Curangnya ini sudah tidak aturan, mereka secara masif, terencana sistematik, dan brutal," kata Djoko di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4).

"Namun demikian masih tersisa suara 62%, dan itulah Prabowo-Sandi menyatakan kemenangan setelah dicurangi. Kalau nggak dicurangi, bisa 70 atau 80%," sambungnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:24

    Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan

    Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:06

    Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,

    PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:02

    KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag

  • Sabtu, 13 Jun 2026 15:50

    Blak-blakan Dirut Pertamina Ungkap Alasan Penyesuaian Harga Pertamax, Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

    Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan. Hal ini dikatakan untuk memberikan kepastian mengenai nasi

  • Sabtu, 13 Jun 2026 15:46

    Kasus Pencurian Ringan dan Revisi KTP Selesai Cepat Lewat Sidang Keliling di Kandis Siak

    SIAK - Sebanyak delapan perkara hukum berhasil diselesaikan dalam satu hari melalui program sidang keliling yang dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Siak. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Kand

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.