Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Prabowo Bantah Dukungan Muchdi PR ke Jokowi Bikin Goyah

Nasional

BPN Prabowo Bantah Dukungan Muchdi PR ke Jokowi Bikin Goyah

Kamis, 14 Feb 2019 11:03
Detik.com
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menilai dukungan dari Waketum Berkarya Muchdi PR menggoyahkan paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga membantah.

"Kami nggak goyah. Dari awal kan saat 2014 Pak Muchdi memang mendukung Pak Jokowi. Jadi dengan bergabungnya Pak Muchdi gitu deklarasi ulang ya, tidak memberikan insentif elektoral sama sekali," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Diketahui, saat Muchdi masih bergabung di PPP, dia menyatakan dukungan untuk Jokowi-Jusuf Kalla saat Pilpres 2014. Padahal PPP di Pilpres 2014 mendukung Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Karena itu, menurut Andre, dukungan dari Muchdi bukan hal yang mengejutkan. Dia pun menuding TKN Jokowi-Ma'ruf mencoba mendaur ulang isu dukungan dari Muchdi.

"Jadi kalau TKN mencoba menggoreng-goreng ya, ini kan barang lama. Deklarasi Pak Muchdi ini upaya isu daur ulang saja, biar terkesan ada yang meninggalkan Pak Prabowo. Padahal memang dari dulu Pak Muchdi mendukung Pak Jokowi," kata Andre.

Sebelumnya, Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong menilai dukungan dari Muchdi dapat mengancam Prabowo-Sandi. Dikatakan Usman, munculnya ancaman itu karena melihat rekam jejak Muchdi PR sebagai salah satu pendiri Partai Gerindra dan salah satu orang terdekat Prabowo saat di Kopassus.

"Dukungan (Muchdi PR) sangat berharga bagi kita. Ini saya kira membuat kubu 02 (Prabowo-Sandi) itu goyahlah lututnya kira-kira," kata Usman, Rabu (13/2).




Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.