Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bahas Upah Buruh di Istana, Said Iqbal: Presiden Setuju Revisi PP 78/2015

Nasional

Bahas Upah Buruh di Istana, Said Iqbal: Presiden Setuju Revisi PP 78/2015

Sabtu, 27 Apr 2019 09:55
Ist
Presiden KSPI Said Iqbal bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor.
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan suasana pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor. Said mengatakan, momen pertemuannya dengan Jokowi berlangsung sangat cair.

"Nggak ada nuansa politis, sangat cair. Pak Moeldoko benar, sangat cair, tenang, Pak Jokowi juga banyak tersenyum dan sangat mengapresiasi apa yang disampaikan," kata Said Iqbal di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Said Iqbal mengatakan pertemuan itu membahas soal revisi PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan buruh. saat pertemuan berlangsung turut hadir juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Mudhofir Khamid, Presiden Konfederasi Serikat Nasional (KSN) Muchtar, dan Ketum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Saiful Musi dan Ilhamsyah Boing.

Berkumpulnya perwakilan buruh menemui Jokowi menegaskan bahwa pertemuan tersebut mendiskusikan soal hak pekerja.

"Saya memang mewakili kawan-kawan buruh menyampaikan alasan mengapa PP 78 harus direvisi, karena Pak Jokowi kan sudah berjanji dalam kampanyenya pada waktu itu di Bandung, pada teman-teman buruh Pak Jokowi komitmen memenuhi janjinya. Maka kita bertemu pada waktu itu yang diinisiasi oleh Andi Gani, bukan oleh Menaker, oleh Andi Gani dan dalam pertemuan itu Pak Jokowi setuju untuk melakukan revisi PP nomor 78 sesuai dengan janjinya. Jadi pak Jokowi komitmen," terangnya.

Said juga mengaku sempat 'digoda' ketika bertemu dengan Jokowi. Said Iqbal yang pilihan politiknya mendukung capres Prabowo Subianto, sempat digoda soal dukungan di Pemilu 2019.

"Jadi pertemuannya hanya itu, ya memang ada guyonan sambil bercanda, 'Anda tetap menjadi pendukung Paslon 02?' Iya pasti," tutur Said Iqbal, mengingat candaan Presiden KSPSI Andi Gani.

"Pak Jokowi sangat-sangat menghormati pilihan itu, beliau mengatakan, ya oke nggak ada masalah, kita adalah membangun persatuan bangsa. Andi Gani memang yang menyampaikan, saya mewakili KSPI adalah pendukung Paslon 02 dan dari Andi Gani dan kawan-kawan adalah pendukung Paslon 01. Kami tetap bisa bersatu tidak perlu adat perpecahan, tidak perlu ada gontok-gontokan dan Pak Jokowi tersenyum, jawabannya tersenyum dan mengangguk-angguk. Artinya kita menangkap gesturnya adalah memang harus begitu," lanjutnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:14

    Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Kembali Ukir Prestasi, Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu dan Amankan WNA di Entikong

    Entikong - Satgas Pamtas RIâ€"Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad kembali menorehkan prestasi gemilang dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Personel P

  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:13

    Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia

    Jakarta - Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan, akumulasi poin, dan keputusan resmi yang memastikan sebuah negara berhak me

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:24

    Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan

    Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:06

    Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,

    PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:02

    KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.