Sabtu, 16 Mei 2026

Berkas Kasus Abraham dan BW Telah Lengkap

Selasa, 08 Sep 2015 05:29
Tribunnews.com
PEMERIKSAAN TERSANGKA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Abraham Samad memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/6). Pada panggilan itu Abraham Samad diperiksa sebagai tersangka dalam kasus peny
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo berkomentar mengenai kasus yang melilit pimpinan KPK non aktif Abraham Samad dan Bambang Widjojanto (BW). Kedua berkas pimpinan KPK non aktif itu dinyatakan telah lengkap atau P-21.

‎"Betul, mohon maaf kami sampaikan di sini saudara Abraham Samad nampaknya oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk kasus pemalsuan keterangan palsu‎ dan otektik, dan menggunakan surat keterangan palsu itu dinyatakan sudah lengkap," kata Prasetyo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/9/2015).

Prasetyo mengatakan penyidik akan menindaklanjuti berkas tersebut. Kemudian memproses ke tahap selanjutnya. Diketahui, Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menetapkan status tersangka terhadap Abraham Samad sejak 9 Februari 2015. Abraham Samad dinyatakan sebagai tersangka pemalsuan kartu keluarga dan paspor milik Feriyani Lim.

Hal yang sama juga dirasakan Bambang Widjojanto. Jaksa Agung menyatakan berkas kasus Bambang dinyatakan lengkap atau P-21.

"Tapi belum pelimpahan tahap keduanya, meskinya memang protapna itu 30 hari. Jadi, bukan berarti perkirakan kegaduhan. Jadi, situasi kondisi juga kita perhatikan," ujarnya.

Bambang diketahui dilaporkan oleh Politikus PDIP Sugianto Sabran ke Bareskrim pada 19 Januari 2015.

Laporan yang dibuat calon Bupati Kota Waringin Barat (Kobar) pada 2010 silam lalu tersebut melaporkan Bambang Widjojanto dengan tindak pidana memberikan keterangan palsu di bawah sumpah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 242 KUHP jo pasal 55 KUHP.(tribunnews.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.