Rabu, 01 Jul 2026

Berkas Kasus Abraham dan BW Telah Lengkap

Selasa, 08 Sep 2015 05:29
Tribunnews.com
PEMERIKSAAN TERSANGKA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Abraham Samad memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/6). Pada panggilan itu Abraham Samad diperiksa sebagai tersangka dalam kasus peny
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo berkomentar mengenai kasus yang melilit pimpinan KPK non aktif Abraham Samad dan Bambang Widjojanto (BW). Kedua berkas pimpinan KPK non aktif itu dinyatakan telah lengkap atau P-21.

‎"Betul, mohon maaf kami sampaikan di sini saudara Abraham Samad nampaknya oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk kasus pemalsuan keterangan palsu‎ dan otektik, dan menggunakan surat keterangan palsu itu dinyatakan sudah lengkap," kata Prasetyo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/9/2015).

Prasetyo mengatakan penyidik akan menindaklanjuti berkas tersebut. Kemudian memproses ke tahap selanjutnya. Diketahui, Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menetapkan status tersangka terhadap Abraham Samad sejak 9 Februari 2015. Abraham Samad dinyatakan sebagai tersangka pemalsuan kartu keluarga dan paspor milik Feriyani Lim.

Hal yang sama juga dirasakan Bambang Widjojanto. Jaksa Agung menyatakan berkas kasus Bambang dinyatakan lengkap atau P-21.

"Tapi belum pelimpahan tahap keduanya, meskinya memang protapna itu 30 hari. Jadi, bukan berarti perkirakan kegaduhan. Jadi, situasi kondisi juga kita perhatikan," ujarnya.

Bambang diketahui dilaporkan oleh Politikus PDIP Sugianto Sabran ke Bareskrim pada 19 Januari 2015.

Laporan yang dibuat calon Bupati Kota Waringin Barat (Kobar) pada 2010 silam lalu tersebut melaporkan Bambang Widjojanto dengan tindak pidana memberikan keterangan palsu di bawah sumpah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 242 KUHP jo pasal 55 KUHP.(tribunnews.com)
nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 13:40

    Surplus Dagang Ri 72 Bulan Akhirnya Terhenti, Kini Defisit USD 1,61 Miliar

    Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD 1,61 miliar pada Mei 2026. Catatan ini membuat tren surplus neraca perdagangan selama 72 bulan bertur

  • Rabu, 01 Jul 2026 13:38

    Era Baru Dimulai, Susy Susanti Resmi Gantikan Rudy Hartono Pimpin PB Jaya Raya

    Setelah setengah abad dipimpin Rudy Hartono, PB Jaya Raya akhirnya memasuki babak baru. Tongkat estafet kepemimpinan kini resmi berada di tangan Susy Susanti.Momentum bersejarah itu diumumkan bertepat

  • Rabu, 01 Jul 2026 13:35

    Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar di Asrama

    Jakarta - Kementerian Sosial berkolaborasi dengan TNI akan menerjunkan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II untuk mendampingi siswa di 178 titik Sekolah Rakyat. Program bimbin

  • Rabu, 01 Jul 2026 13:33

    Muzani Ungkap Alasan Uzbekistan Begitu Dekat dengan Indonesia

    Jakarta - Ketua MPR sekaligus politikus Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan hubungan erat antara Indonesia dan Uzbekistan yang telah terjalin sejak lama.Hal tersebut disampaikannya saat bertemu

  • Rabu, 01 Jul 2026 13:31

    5 ASN Sukabumi Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat, 3 Dipecat

    Jakarta - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengambil langkah tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti melanggar atu

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor