Sabtu, 13 Jun 2026

Nasional

Cegah Aksi Teror, Mendagri Libatkan Satpol PP

Laporan:Joko Prasetyo
Jumat, 18 Mei 2018 14:39
Joko Prasetyo
JAKARTA-Untuk mencegah aksi terorisme yang dalam sepekan terakhir banyak terjadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di daerah-daerah agar ikut menjaga tempat-tempat keramaian, termasuk di masjid dan gereja.

Pelibatan Satpol PP tersebut tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 300/3037/SJ tentang peningkatan kesiapsiagaan dan keterlibatan Pemerintah Daerah dalam mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Mendagri mengatakan tujuan SE yang dikeluarkan 17 Mei 2018 tersebut adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mewujudkan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat atas aksi-aksi terorisme yang terjadi saat ini.

"Kalau mengandalkan anggota Polri kan kurang, TNI juga kurang, minimal ada Satpol PP bersama-sama TNI, bersama-sama Polri," kata Mendagri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (17/5/2018)

Mendagri juga meminta agar bisa Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dihidupkan kembali, termasuk diantaranya adalah menghidupkan Forum Umat Beragama.

"Jangan kalau pas ribut baru mengundang tokoh agama. Continue, wong anggarannya ada. Anggaran forum umat beragama sudah kami bikin, yang mengesahkan saya, itu anggaran tahunan," ujar Mendagri.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sendiri seperti dikutip dari laman setkab.go.id, bersama Polri, lanjut Tjahjo, sudah 1,5 tahun ini meningkatkan bentuk forum komunikasi umat beragama, yang di dalamnya ada kepala desa, tokoh agama, dan tokoh adat.

Mendagri Tjahjo Kumolo juga menginstruksikan para camat di tanah air agar berkoordinasi dengan Komandan Rayon Militer (Danramil) dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) setempat, dan tentunya juga tokoh agama untuk menggerakkan masyarakat di tingkat Rukun Tetangga (RT).

"Minimal mari diajak keluar, kalau enggak pernah keluar ditanya ada apa, berapa jumlah satu keluarga di rumah itu, berapa KK (Kepala Keluarga). Gitu aja," tegas Mendagri. (jok)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:24

    Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan

    Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:06

    Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,

    PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:02

    KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag

  • Sabtu, 13 Jun 2026 15:50

    Blak-blakan Dirut Pertamina Ungkap Alasan Penyesuaian Harga Pertamax, Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

    Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan. Hal ini dikatakan untuk memberikan kepastian mengenai nasi

  • Sabtu, 13 Jun 2026 15:46

    Kasus Pencurian Ringan dan Revisi KTP Selesai Cepat Lewat Sidang Keliling di Kandis Siak

    SIAK - Sebanyak delapan perkara hukum berhasil diselesaikan dalam satu hari melalui program sidang keliling yang dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Siak. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Kand

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.