Sabtu, 16 Mei 2026

Demokrat Nilai Mutasi Buwas Sangat Ganjil

Minggu, 06 Sep 2015 17:02
okezone.com
Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan/tengah

JAKARTA - Polemik mutasi Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Budi Waseso atau akrab dipanggil Buwas menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), dinilai beragam oleh berbagai kalangan, tak terkecuali DPP Partai Demokrat (PD).

Menurut Wakil Ketua Umum DPP PD, Syarief Hasan, mutasi tersebut kendati dinilai biasa oleh beberapa kalangan, namun bagi Demokrat keputusan itu terasa ganjil.

"Polri adalah lembaga penting, rakyat perlu dapat penjelasan yang benar dan jujur dari Presiden dan Kapolri apa yang sebenarnya terjadi, kenapa pak Buwas tiba-tiba di mutasi," ujar Syarif saat jumpa pres di kantor DPP PD Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (6/9/2015).

Menurut Syarief, sikap pemerintah yang secara tiba-tiba itu menunjukkan ketidakjujuran dan juga akuntabilitas yang diragukan oleh masyarakat.

Syarief menilai, pemerintah seharusnya mampu mengejawantahkan aturan dan sistem yang berlaku untuk menghindari prasangka buruk dari masyarakat. Menurutnya terkait mutasi Buwas seharusnya Presiden tidak campur tangan karena hal itu adalah kuasa Kapolri.

"Jadi pertanyaannya, apakah benar Presiden memanggil Buwas bahwa yang bersangkutan akan diganti tanpa melewati Kapolri yang justru memiliki kewenangan bersama petinggi lainnya, harusnya diminta pertimbangan dulu, kerena pergantian itu adalah kewenangan Kapolri," terangnya.

Syarief menambahkan, posisi Demokrat terkait persoalan itu bukanlah sebuah upaya menolak, menentang maupun menerima mutasi Buwas tersebut.

"Itu adalah domain mereka, namun DPR berhak bertanya sesuai aturan yang berlaku, dengan niat yang baik dan demi kepentingan rakyat maka menurut Demokrat amat baik jika Kapolri dan Presiden menjelaskan," tandasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.