Nasional
Di Sidang IMO ke-122, Masa Keanggotaan Diusulkan Jadi 4 Tahun
Sabtu, 20 Jul 2019 13:54
Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha selaku Head of Delegation (HoD) atau Ketua Delegasi Indonesia pada sidang Dewan (Council) IMO ke 122 di London, Inggris pada hari ini, Sabtu (20/7/2019).
Arif mengatakan bahwa Agenda yang menjadi fokus perhatian Indonesia yaitu Agenda 3 yakni strategy, planning dan reform, khususnya di sub-agenda reform dimana dewan telah menyetujui laporan working group yang menyetujui untuk merekomendasikan kepada majelis, perluasan komposisi dewan menjadi 52 anggota dimana saat ini ada 40 anggota dan juga menyetujui untuk merekomendasikan kepada majelis perpanjangan masa anggota Dewan menjadi 4 tahun. Sementara saat ini keanggotaan Dewan IMO adalah 2 tahun.
"Sidang juga menyetujui untuk merekomendasikan kepada Majelis sebanyak 12 kursi akan dialokasikan masing-masing pada kategori (a) dan (b) dan 28 kursi untuk kategori (c). Adapun komposisi saat ini adalah 10 kursi pada kategori (a) dan (b) serta 20 kursi untuk kategori (c) dimana Indonesia tercatat sebagai anggota Dewan IMO kategori (c) periode 2018-2019," ujar Arif dalam keterangannya.
Menurut Arif, sidang Dewan IMO ke-122 dilaksanakan secara pleno dan secara keseluruhan membahas 21 agenda. Beberapa hal hasil keputusan Sidang Dewan ke-122 terhadap agenda rutin yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Indonesia dan memerlukan tindak lanjut.
Pada sidang ini, juga diputuskan tema "Sustainable Shipping for Sustainable Planet" akan menjadi tema IMO untuk 2020, yang juga merupakan tema dari World Maritime Day 2020.
Pada kesempatan tersebut, Delegasi Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretariat IMO atas hasil audit positif terhadap laporan keuangan TA 2018, dan mendorong sekretariat agar melaksanakan sepenuhnya rekomendasi audit tepat waktu.
"Indonesia juga menyampaikan kepada forum bahwa Pemerintah Indonesia cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan akan menjadi tuan rumah pertemuan Cooperation Forum ke-12 dalam kerangka Co-operative Mechanism on Safety of Navigation and Environmental Protection in the Straits of Malacca and Singapore yang dijadwalkan pada tanggal 30 September-1 Oktober 2019 di Semarang, Jawa Tengah," terang Arif.
Di sela-sela sidang Dewan IMO, delegasi Indonesia melakukan pertemuan dengan Head, Resources Mobilization and Partnerships Technical Cooperation untuk membahas rencana MoU antara Kementerian Perhubungan dengan IMO dalam kerangka Integrated Technical Cooperation Program (ITCP).
Tujuan dari pelaksanaan MOU tersebut adalah meningkatkan peran Indonesia sebagai anggota Dewan IMO tidak hanya terbatas penyelenggaraan kegiatan (training, workshop, seminar) namun dengan cakupan aspek yang lebih luas seperti pengiriman expert/tenaga ahli dari Indonesia untuk berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan ITCP baik di dalam maupun di luar negeri.
"Sebagai tindak lanjut dari rencana pelaksanaan MoU antara Kementerian Perhubungan dengan IMO dalam kerangka ITCP, Kementerian Perhubungan akan melaksanakan rapat dengan melibatkan Kementerian Luar Negeri dan K/L terkait untuk membahas draft MoU yang telah disampaikan oleh Pihak IMO," tutup Arif.
Sidang dipimpin oleh Mr. Zhang Xiaojie (China) dan wakil ketua Mr. Vice Admiral (Ret) Edmundo De Ville de Campo (Peru), serta dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota Dewan IMO sejumlah 40 negara, observers dari negara-negara anggota IMO dan berbagai asosiasi internasional di bidang maritim.
Adapun Delegasi Indonesia diketuai oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan Alternate I: Atase Perhubungan RI di London, Alternate II: Kasubdit Organisasi Internasional Sektoral, Ditjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri dengan anggota delegasi yang terdiri dari Sekretariat Direktorat Jenderal Mutilateral Kemenlu, Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional Setjen Kemenhub, Bagian Hukum dan KSLN Setditjen Hubla, dan KBRI London.
Di sidang Majelis (Assembly) IMO bulan November 2019 ini, Indonesia akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan IMO Kategori C. Upaya penggalangan dukungan telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan diantaranya pelaksanaan Reception Diplomatic yang telah dihadiri oleh 56 perwakilan negara di Indonesia pada 8 Juli 2019 lalu.
Selanjutnya, penggalangan dukungan untuk menjadi anggota Dewan IMO akan terus dilakukan melalui kerja sama antara Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Perhubungan melalui sejumlah kegiatan yang meliputi Roadshow (kunjungan langsung) ke Kedutaan Besar Asing negara anggota IMO di Jakarta dan juga melalui penyelenggaraan Jamuan Makan Siang Business Lunch di Jakarta.
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut