Nasional
FPI Respons Wiranto: Habib Rizieq Tak Ada Masalah Hukum di Saudi
Sabtu, 20 Jul 2019 09:54
"Tidak ada. Di Saudi, Habib tidak ada masalah hukum baik itu dubes Saudi di Indonesia yang dulu bapak Osama, dari pihak yang wawancara Habib Rizieq, 'Anda tidak ada masalah di Saudi. Ini adalah persoalan sepenuhnya permintaan dari negara anda'. Itu diulang berkali-kali oleh otoritas di sana. Kasus Habib Rizieq di Polda Metro Jaya maupun Polda Jawa Barat itu sudah dipegang SP3-nya," kata Sekretaris FPI, Munarman, Jumat (19/7/2019) malam.
"Ini soalnya bukan adminsitrasi beban biaya overstay atau soal teknis keimigrasian. Jadi Habib Rizieq itu sebelum visanya habis itu kan dia dapat visa multiple entry, jangka waktunya setahun. Tapi visa itu setiap 3 bulan Habib Rizieq harus keluar dulu supaya bisa melanjutkan visanya. Pada sisa yang terakhir yaitu pada bulan Juli tahun 2018 itu Habib Rizieq 8 Juli mau keluar tapi imigrasi Saudi mengatakan tidak bisa meninggalkan saudi," jelasnya.
Setelahnya, kata Munarman, selang 4 hari Habib Rizieq mencoba lagi tapi tetap gagal untuk keluar dari Saudi. Termasuk percobaan berikutnya di tanggal 19 Juli. Pada saat itu, lanjut Munarman, Habib Rizieq merasa heran mengapa dirinya tak bisa keluar dari Saudi.
"Kemudian tanggal 19 Juli setelah tidak bisa keluar imigrasi padahal keluarga lain bisa. Habib bertanya kepada pihak yang berkompeten, baik imigrasi dan lain-lain, itu mengatakan Habib Rizieq, apakah punya kasus di Indonesia? Yang ditanyakan oleh seluruh aparat atau otoritas Saudi, problem hukum di Indonesia. Dia (Habib Rizieq) menunjukkan SP3, selesai semua, pihak otoritas Saudi kaget. Dan menyebut ada permintaan dari pemerintah Anda, dari negara Anda. Kita tidak tahu alasan sesunguhnya. Tapi itulah jawaban yang didapatkan," kata Munarman.
"Berkali-kali Habib Rizieq cari infomemasi berwenang di Saudi, disebut bahwa 'Ada permintaan dari negara Anda sendiri, Anda tidak ada masalah, Anda tidak ada masalah di negeri kami, cuma ini permintaan dari negara Anda sendiri'," terangnya.
Sebelumnya, Wiranto menepis adanya informasi yang menyebut Habib Rizieq ditangkal masuk ke Indonesia. Dia menegaskan tidak ada intervensi pemerintah terhadap masalah yang dihadapi Habib Rizieq di Saudi.
"Tapi sementara harus menyelesaikan dulu kewajibannya selama tinggal di sana yang dianggap melanggar aturan aturan di Arab Saudi. Jadi itu untuk masalah HRS," sambung Wiranto.
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut