Fadli Zon Memita Jokowi membangun tim yang kuat
Kamis, 05 Nov 2015 14:57
Dalam pertemuan tersebut, Fadli mengatakan bahwa pihaknya memita Jokowi membangun tim yang kuat. Jajaran menteri harus diisi oleh orang-orang profesional dan tidak punya beban politik.
"Itu hak preogratif Presiden, tetapi kita menyampaikan bahwa Presiden harus memiliki tim yang kuat, orang yang profesional di bidangnya, juga tidak memiliki muatan atau beban politik," ungkap Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Lanjut Fadli, kabinet yang kuat akan membantu mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai kepala negara.
"Jangan Presiden seperti kerja sendirian," sebutnya.
Lalu bagaimana tanggapan Jokowi atas saran tersebut?
"Ya beliau hanya ngangguk-ngangguklah. Saya kan hanya memberikan masukan," jawab Fadli.
Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka
Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J
BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia
BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe
Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan
PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab
65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan
TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl
Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN
PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang