Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Fadli Zon Minta Maaf ke Mbah Moen, BPN: Beliau Negarawan

Nasional

Fadli Zon Minta Maaf ke Mbah Moen, BPN: Beliau Negarawan

Senin, 18 Feb 2019 11:05
Detik.com
JAKARTA - Waketum Gerindra Fadli Zon memutuskan meminta maaf kepada KH Maimun Zubair (Mbah Moen) karena dampak puisinya yang berjudul 'Doa yang Ditukar'. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai Fadli sebetulnya tak perlu minta maaf.

"Selaku rekan separtai sekaligus lawyer-nya, menurut saya Bang Fadli tidak perlu meminta maaf kepada siapapun terkait puisi tersebut. Dalam konteks hukum (puisi) itu masih dalam ranah kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi,' kata anggota Direktorat Advokasi BPN Habiburokhman saat dimintai tanggapan, Senin (18/2/2019).

Fadli meminta maaf kepada Mbah Moen karena menurutnya puisi tersebut disalahartikan. Habiburokhman setuju dengan pandangan Fadli.

"Isu puisi ini sangat kental motif electoralnya. Awalnya ada yang menuduh puisi tersebut mengarah ke Mbah Moen. Setelah Bang Fadli membantah dan tunjukkan bukti kedekatan dengan Mbah Moen, mereka cari alasan lain yang, berputar-putar," jelasnya.

Habiburokhman menganggap Fadli sebagai seorang negarawan. Karena itu dia bersedia meminta maaf ke Mba Moen.

"Tapi saya bisa pahami Bang Fadli minta maaf karena beliau negarawan yang tidak mau kegaduhan terus berlanjut," ujar politikus Gerindra itu.

Diberitakan sebelumnya, Fadli kembali menegaskan dirinya tidak menyasar Mbah Moen dengan puisi 'Doa yang Ditukar'. Fadli meminta maaf kepada Mbah Moen karena puisinya menurutnya telah disalahartikan dan menimbulkan ketidaknyamanan.

"Puisi saya, 'Doa yang Ditukar', hingga hari ini terus digoreng oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan fitnah dan memanipulasi informasi. Saya difitnah sebagai telah menyerang KH Maimoen Zubair melalui puisi tersebut. Tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal, mengingat saya sangat menghormati KH Maimoen Zubair dan keluarganya," kata Fadli Zon kepada wartawan, Minggu (17/2).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.