Nasional
Fadli Zon Sebut Cara Undian Pertanyaan di Debat Capres Kampungan
Senin, 18 Feb 2019 14:48
"(Cara pengundian) itu juga (menurut) saya agak aneh ya. Ini aneh-aneh saja menurut saya ini. Kenapa harus ada di 2 tempat? Bowl itu ya, apa sih namanya? Fish bowl ya," ujar Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/2/2019).
"Nggak usah lagi ada yang begitu-begituanlah. Kampungan menurut saya," imbuh Fadli.
Malahan Fadli mengusulkan agar tidak perlu ada lagi panelis yang membuatkan soal. Dia menyarankan agar para kandidat langsung saja yang saling bertanya.
"Misalnya yang akan datang nih cawapres. Cawapres Pak Ma'ruf Amin punya pertanyaan kepada Pak Sandiaga Uno. Saya mau tanya soal ini terus dijawab begini terus dijawab lagi. Yang penting terkait dengan tema itu," ucapnya.
Untuk debat ketiga nanti memang kandidat yang akan beradu sawala adalah masing-masing calon wakil presiden (cawapres) yaitu Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. Cara saling tanya antarkandidat itu juga menurut Fadli minim potensi kebocoran bila pertanyaan disusun panelis.
"Walau pun mau bersumpah-sumpah nggak bocor tetap aja bocor. Jadi menurut saya tingkat kebocoran soal itu sangat mungkin," kata Fadli.
"Ya belum ada bukti, tapi saya yakin kok kita ini orang yang sudah lama di Indonesia yang begitu-begitu bisa terjadi," imbuhnya kemudian.
"Terjadi 'kecurangan', kalau Anda lihat di TV tadi, ternyata pertanyaan itu hanya satu tema yang diambil dalam satu bola. Tetapi pertanyaan yang lain dimasukkan dalam bola yang beda. Padahal dalam rapat-rapat di KPU tidak dibicarakan bahwa soal diambil dalam bola yang berbeda," demikian isi tulisan dalam gambar yang diunggah @NurlelySiregar, seperti dilihat detikcom, Senin (18/2).
Sementara KPU menjelaskan bahwa aturan tersebut diberlakukan agar masing-masing capres mendapatkan pertanyaan, baik tentang energi, pangan, SDA maupun lingkungan hidup.
"Sekarang segmen kedua. Di segmen kedua, sesi kedua temanya ada dua tema, energi dan pangan. Kalau dua pertanyaan saya masukan jadi satu, fish bowl-nya satu, kalau dua-duanya ngambil pangan semua, energi siapa yang membahas, nggak ada kan. Itulah mengapa dibikin dua (fish bowl), supaya energi bisa dibahas, pangan bisa dibahas," kata Ketua KPU Arief Budiman saat dimintai konfirmasi di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/7/2019).
Sumber: detik.com
nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara