Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • GNPF Sebut Ijtimak Ulama IV Tak Bahas Pertemuan Lebak Bulus-Teuku Umar

Nasional

GNPF Sebut Ijtimak Ulama IV Tak Bahas Pertemuan Lebak Bulus-Teuku Umar

Senin, 05 Agu 2019 10:18
Detik.com
Foto: Konferensi pers Ijtimak Ulama IV
JAKARTA - Sekjen Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Edi Mulyadi menegaskan Ijtimak Ulama IV tak akan membahas pertemuan Prabowo Subianto dengan Joko Widodo ataupun dengan Megawati Soekarnoputri.

"Apakah Ijtimak IV menyikapi pertemuan Lebak Bulus, apakah Ijtimak IV ini diselenggarakan karena para ulama kecewa atas rekonsiliasi dan sebagainya? Jadi, harus saya jelaskan sedikit, keputusan menyelenggarakan ijtimak ini diambil dalam rapat GNPF 11 Juli dan kita tahu 2 hari kemudian, 13 Juli terjadi pertemuan Lebak Bulus," ujar Edi saat konferensi pers di Lor In Hotel, Sentul, Bogor, Senin (5/8/2019).

Dia mengaku ijtimak ini tidak direncanakan untuk membahas pertemuan itu. Edi menyebut saat ini ijtimak ulama tak ada kaitannya dengan Prabowo Subianto ataupun Joko Widodo. Hal itu, kata Edi, berlaku usai Mahkamah Konstitusi menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin pemenang Pilpres 2019.

"Sungguh kami tidak punya kemampuan menerawang, jadi kita putuskan ijtimak baru terjadi Lebak Bulus, Teuku Umar dan sebagainya. Yang saya garis bawahi, kami GNPF, FPI, 212, menetapkan setelah MK memenangkan 01 atas 02, kita tidak ada lagi kontestasi pilpres. Ini murni untuk kepentingan bangsa, khususnya agar ke depan dalam bernegara, berbangsa, tidak ada lagi kezaliman dan sebagainya," ucapnya.

Selain itu, penanggung jawab Ijtimak Ulama IV, Yusuf Martak mengatakan acara kali ini membahas situasi politik Indonesia. Mereka juga akan mengevaluasi pelaksanaan Pilpres 2019.

"Intinya seluruh pergerakan kita struktur dan terencana agar semua yang kita perjuangkan dan harapkan bagi bangsa dan negara bisa dilaksanakan, dapat dirasakan nikmat manfaat oleh rakyat. Terutama pada hal sifatnya yang tidak disukai atau pelanggaran, atau kecurangan-kecurangan, atau penghianatan-penghianatan dalam pemilu yang berlalu itu, kita serahkan pada musyawarah di Ijtimak IV nanti hari ini," jelasnya.

Saat ini acara telah berlangsung di ballroom Hotel Lor In, Sentul, Bogor. Acara berlangsung tertutup dari media.


(Detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.