Sabtu, 16 Mei 2026

Gaya Pemerintahan Jokowi Selalu Buat Gaduh

Jumat, 11 Sep 2015 08:57
Okezone
Presiden RI Joko Widodo
JAKARTA - Hampir seluruh kebijakan yang dibuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengundang kritik dari berbagai kalangan, mulai dari penunjukkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri hingga pencopotan Komjen Pol Budi Waseso dari Kabareskrim menjadi Kepala BNN.

Menurut kacamata pengamat politik, Hendri Suprio, gaya pemerintahan Jokowi selalu membuat gaduh di kalangan masyarakat. Terlebih jika terdapat suatu masalah besar, Jokowi bisa dibilang terlalu banyak diam.

"Kalau SBY kan menjelaskan suatu masalah walaupun itu benar atau salah dan tidak ada perdebatan karena dia presiden, punya hak prerogatif, itu di tangan presiden. Kalau Jokowi lebih kepada model pemerintahan gaduh yang berulang-ulang, tidak ada penjelasan ke publik jadi gantung," terang Hendri ketika berbincang kepada Okezone, Jumat (11/9/2015).

Diamnya Jokowi, tambah Hendri, untuk meredam opini publik yang sedang memanas terhadap suatu isu. Hal itu justru membuat banyak pihak berang dan bingung terhadap model pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Dia selalu menunggu respon publik sebelum memutuskan, dia sering begitu. Kalau dilihat respon publik buruk atas kinerja pejabatnya langsung copot tanpa basa-basi. Terkadang dia diamkan begitu saja, berharap media massa tidak mengungkap masalah itu baru dituntaskan lewat respon publik," kata dia.

Berbeda dengan SBY, Hendri menilai SBY merupakan sosok presiden yang mampu menjelaskan berbagai polemik di Tanah Air meski masalah tersebut keputusannya selesai atau tidak.

"Dia (SBY) tipikal pemerintah yang menjelaskan bukan memutuskan selesai atau tidak. Kalau Jokowi, memutuskan tapi terkadang menggantung tidak tahu arahnya ke mana," tandasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.