Gaya Pemerintahan Jokowi Selalu Buat Gaduh
Jumat, 11 Sep 2015 08:57
Menurut kacamata pengamat politik, Hendri Suprio, gaya pemerintahan Jokowi selalu membuat gaduh di kalangan masyarakat. Terlebih jika terdapat suatu masalah besar, Jokowi bisa dibilang terlalu banyak diam.
"Kalau SBY kan menjelaskan suatu masalah walaupun itu benar atau salah dan tidak ada perdebatan karena dia presiden, punya hak prerogatif, itu di tangan presiden. Kalau Jokowi lebih kepada model pemerintahan gaduh yang berulang-ulang, tidak ada penjelasan ke publik jadi gantung," terang Hendri ketika berbincang kepada Okezone, Jumat (11/9/2015).
Diamnya Jokowi, tambah Hendri, untuk meredam opini publik yang sedang memanas terhadap suatu isu. Hal itu justru membuat banyak pihak berang dan bingung terhadap model pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Dia selalu menunggu respon publik sebelum memutuskan, dia sering begitu. Kalau dilihat respon publik buruk atas kinerja pejabatnya langsung copot tanpa basa-basi. Terkadang dia diamkan begitu saja, berharap media massa tidak mengungkap masalah itu baru dituntaskan lewat respon publik," kata dia.
Berbeda dengan SBY, Hendri menilai SBY merupakan sosok presiden yang mampu menjelaskan berbagai polemik di Tanah Air meski masalah tersebut keputusannya selesai atau tidak.
"Dia (SBY) tipikal pemerintah yang menjelaskan bukan memutuskan selesai atau tidak. Kalau Jokowi, memutuskan tapi terkadang menggantung tidak tahu arahnya ke mana," tandasnya.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara