Nasional
Gelar Pertemuan Tertutup, Loyalis Habib Rizieq Serukan Tiga Tuntutan Ulama
Sabtu, 24 Feb 2018 15:22
JAKARTA – Loyalis Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang terdiri atas ulama dan para aktivis menggelar Kaukus atau pertemuan tertutup di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018).
Dalam pertemuan itu, mereka menyerukan Trituma atau Tiga Tuntutan Umat untuk mengawal ulama dan aktivis muslim yang kritis kepada pemerintah.
Trituma itu terdiri atas: hentikan kriminalisasi terhadap alim ulama dan aktivis, menjamin keselamatan alim ulama dan aktivis, serta rekonsiliasi Kebhinekaan guna persatuan Indonesia.
"Kami bikin kaukus yang terdiri atas berbagai elemen, dari mahasiswa Islam, berbagai organisasi masyarakat, dan aktivis-aktivis muslim," ujar Sekjen Kaukus Pembela Imam Besar Rizieq Shihab, Dedi Suhardadi.
Dedi menyebut, Kaukus ini awalnya untuk mengawal Rizieq Shihab dalam menghadapi polemik yang menimpa Imam Besar FPI itu. Mereka menilai Rizieq telah dikriminalisasi oleh kepolisian.
"Kami mencoba berkumpul untuk sama-sama mengawal ulama. Memang khusus ulama karena imam besar kami yang saat ini kami rindukan kehadirannya di republik tercinta ini," ujar dia.
Tetapi, di sisi lain, Dedi menekankan, Kaukus ini ke depannya tetap akan membela para ulama yang dinilai kritis dan kerap memberikan komentar tajam untuk para penguasa negeri ini. Mereka tak ingin para ulama seakan dibungkam dengan aksi kriminalisasi.
"Walaupun memang muaranya Habib Rizieq sebagai ikon kita, tetapi
bukan Habib Rizieq saja yang kami bela. Jadi semua aktivis akan kami
bela. Ini wadah untuk kami melakukan pembelaan itu," papar Dedi.
Dengan adanya pertemuan dan Trituma ini, Dedi meminta kepada semua pihak yang tergabung dalam Kaukus Pembela Rizieq peduli dan aktivis terlibat dengan perjuangan umat demi tercapainya negara yang maju, berkeadilan dan sejahtera. Dedi menyebut, Indonesia yang mayoritas muslim justru tak memberikan keleluasaan pada umat muslim.
"Kami sama-sama deklarasikan Kaukus Pembela Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab," tutup dia.
(okezone.com)
Indonesia Perluas Pasar Global, Ekspor Perdana Tuna Loin Maluku Tembus Thailand
Indonesia mencetak sejarah baru dalam perdagangan internasional dengan berhasil mengirimkan ekspor perdana tuna loin beku dari Maluku menuju Thailand. Pengiriman ini melibatkan 11 metrik ton tuna loin
Israel Larang Azan Pakai Pengeras Suara
Parlemen Israel, yang dikenal sebagai Knesset, menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang membatasi penggunaan pengeras suara untuk azan di masjid. Keputusan ini memicu reaksi keras dari pihak Pale
Usai Pembakaran Pesawat AMA, Politisi PDIP Serukan Perdamaian Papua
Jakarta - Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan mengedepankan penyelesaian yang berlandaskan dialog, penegakan hukum yang adil
IAIR Bagan Batu Resmikan Program Pascasarjana S2 Pendidikan Agama Islam
BAGAN BATU â€" Institut Agama Islam Rokan (IAIR) Bagan Batu resmi meluncurkan Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional di Ballroom Suzuya, Kecam
Sore Nanti 12 Ribu ASN Pekanbaru Mengaji Bersama di Masjid Agung An-Nur
PEKANBARU-Sebanyak 12 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dijadwalkan mengikuti kegiatan mengaji massal di pelataran Masjid Agung An-Nur, Sabtu (4/7/2026)