Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • Gus Muwafiq Dukung Polri di Bawah Presiden, Satya Haprabu Setia Pada Presiden

Berita

Gus Muwafiq Dukung Polri di Bawah Presiden, Satya Haprabu Setia Pada Presiden

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 31 Jan 2026 11:19
Jakarta - Ulama Nahdlatul Ulama KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq menilai bahwa Polri sejatinya harus berada di bawah komando presiden. Menurutnya hal itu merupakan sifat mutlak kepolisian.

"Seiring ramainya polemik tentang apakah Polri di bawah naungan kementerian dalam negeri atau langsung di bawah komando presiden. Sesungguhnya secara sederhana kalau Polri masih disebut Bhayangkari atau Bhayangkara itu adalah menunjukkan bahwa sifat mutlak dari kepolisian masih mengadaptasi dari pasukan khususnya Gajah Mada," kata Gus Muwafiq dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).

Gus Muwafiq mengatakan istilah bhayangkari dan bhayangkara itu mengadaptasi dari pasukan khusus Gajah Mada yang berada langsung di bawah kendali raja. Di mana pasukan itu untuk menangani hal-hal yang bersifat darurat.

"Pasukan ini di bawah langsung kendali raja, untuk apa? Untuk kondisi kondisi yang sangat dibutuhkan dalam keadaan darurat atau keadaan-keadaan yang memang membutuhkan penanganan khusus," ujarnya.

Gus Muwafiq menyinggung nilai Satya Haprabu yang tertanam di tubuh Polri. Nilai tersebut bermakna kesetiaan kepada pemimpin dan negara.

"Nah makanya dalam Polri ada satu yang disebut dengan Satya Haprabu, Satya Haprabu sesungguhnya adalah untuk kesetiaan kepada seorang raja yang dalam hal ini yang sudah menjadi NKRI adalah seorang presiden," ujarnya.

"Maka sesuai UU dan sesuai idealitas selama ini memang sebaiknya Polri langsung di bawah presiden RI, mungkin situasi itu akan lebih membawa kepolisian dalam kondisi yang semakin baik," lanjutnya.(Detiknews)
Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.