Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Haedar Ibaratkan Panasnya Pilpres Seperti Duel El Clasico

Nasional

Haedar Ibaratkan Panasnya Pilpres Seperti Duel El Clasico

Senin, 11 Feb 2019 14:50
Detik.com
YOGYAKARTA - Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengibaratkan panasnya kontestasi Pilpres 2019 layaknya laga el clasico. El clasico adalah istilah yang kerap dipakai di laga antara Real Madrid VS FC Barcelona di Liga Spanyol.

"Situasi politik sekarang ini kan memang membelah (masyarakat). Ini kan akibat dari dua pasangan (capres) yang ini ulangan dari periode yang lalu (di pilpres 2014). Jadi kayak el clasico," ucap Haedar disambut tawa wartawan.

Hal itu disampaikan Haedar di sela seminar pratanwir Muhammadiyah 'beragama yang mencerahkan dalam perspektif politik kebangsaan' di Ruang Sidang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) siang ini.

Awalnya Haedar menjelaskan agenda sidang tanwir yang akan dihelat PP Muhammadiyah di Bengkulu pada 15-17 Februari 2019. Bahasan utama sidang tanwir tersebut adalah 'beragama yang mencerahkan'.

Dijelaskannya, sidang tanwir ini digelar untuk menyikapi dangkalnya pemahaman agama masyarakat, sehingga kerap dimanfaatkan para politikus. Kedua, untuk menyikapi polarisasi akibat kontestasi pilpres 2019.

Menurut Haedar, polarisasi yang terjadi di masyarakat disebabkan karena pilpres 2019 adalah ulangan pilpres 2014. Layaknya laga el clasico yang tensinya tinggi, kedua kubu pun menolak kalah.

"Karena el clasico itu kan muara menang-kalahnya itu tinggi sekali. Nah, akibatnya terjadi apa? Ya to be or no to be. Ketika masyarakat berpolitik to be or not to be, lalu menjadi absolut harus menang dan jangan kalah," paparnya.

"Apa yang terjadi? Itu (keyakinan to be or not to be berpotensi memantik) suasana yang potensial untuk adanya rasa permusuhan, rasa saling terancam, kebencian, dan sebagainya," ungkapnya.

Untuk menghadapi situasi tersebut, kata Haedar, Muhammadiyah mencoba untuk menghadirkan keseimbangan. Muhammadiyah mengajak masyarakat berpikir jernih dalam menghadapi pilpres 2019.

"(Kami) mengajak masyarakat untuk berpikir lebih jernih, lebih kontemplatif, dan kembali pada ajaran agama yang mengajarkan kedamaian, persaudaraan, kemudian juga kebajikan, terus juga nilai-nilai amanah," tutupnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.