Hasil Kompromistis, Kabinet Kerja Jokowi Nihil
Sabtu, 07 Nov 2015 09:18
"Formasi kabinet yang sejak awal kompromistis, pada akhirnya tidak berisikan figur yang cakap dan bervisi nawacita, sehingga kabinet yang ada sulit memberikan kinerja yang baik," ujar Andrianto kepada Okezone, Sabtu (7/11/2015).
Namun, dia juga menilai bahwa orang nomor satu di Indonesia itu tak akan melakukan perombakan di Kabinet Kerja dalam waktu dekat ini.
"Sangat rentan dengan kondisi politik yang masih pancaroba ini," sambungnya.
Menurutnya, Jokowi harus bisa menunjukan sifat kepemimpinannya terlebih dahulu, sebelum melakukan perombakan menteri jilid dua ini.
"Itulah sulitnya jadi seorang Presiden, yang bukan pemegang remote Parpol sehingga power nya jadi terbagi, dengan pemegang remote Koalisi Indonesia Hebat (KIH)," tutupnya.
Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka
Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J
BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia
BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe
Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan
PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab
65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan
TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl
Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN
PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang