Sabtu, 16 Mei 2026

Hutan Ludes, Baru Enggak Ada Kabut Asap!

Senin, 21 Sep 2015 08:48
Antara
ilustrasi
JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan menyebabkan kabut asap yang terus meluas hingga saat ini. Bencana kabut asap sepertinya sudah menjadi peristiwa rutin yang terjadi setiap tahunnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Mulfachri Harahap mendesak pemerintah lebih serius menangani kabut asap yang sudah menyebabkan banyak warga menderita penyakit ISPA.

"Ini bukan kejadian yang baru pertama kali, setiap tahun skalanya semakin mengkhawatirkan dan kita semakin tidak berdaya menghadapi situasi ini. Kecuali jika wilayah hutan ludes, baru enggak ada kabut asap," kata Mulfachri saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Minggu (20/9/2015) malam.

Mulfachri membenarkan jika kebakaran hutan bisa saja disebabkan oleh faktor alam. Namun, Ketua Fraksi PAN di DPR itu juga tidak menampik jika kebakaran hutan tak lepas dari ulah manusia itu sendiri.

"Betul bahwa titik api merupakan kejadian alam, tapi ada juga ulah tangan manusia yang dengan sengaja membakar hutan guna mendapat lahan pertanian dengan harga murah," bebernya.

Menurutnya, perlu penanganan sungguh-sungguh baik bersifat pencegahan maupun penindakan dengan menertibkan para pembakar hutan.

"Yang saya maksud pencegahan harus ada upaya yang menyadarkan masyarakat di sekitar hutan untuk enggak mau dalam proses penebangan dan pembakaran hutan," imbuhnya.

Lebih lanjut Mulfachri menagih janji aparat kepolisian selaku penegak hukum untuk menindak para pembakar hutan, baik perorangan maupun yang melibatkan perusahaan sebagaimana yang sudah diumumkan ke publik.

"Nah, baru-baru ini ada 140 sekian perusahaan swasta maupun perorangan yang sudah di-announce karena diduga terlibat. Mari kita lihat bagaimana keseriusan aparat," tukasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.