Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jejak Korupsi Shelter Tsunami Banten hingga Uang Segunung Dibalikin

Nasional

Jejak Korupsi Shelter Tsunami Banten hingga Uang Segunung Dibalikin

Rabu, 23 Jan 2019 11:14
Detik.com
Uang hasil korupsi dibalikin ke kas negara
SERANG - Koruptor shelter tsunami Labuan Takwin Ali Muchtar mengembalikan uang yang dikorupsinya sebanyak Rp 4,678 miliar secara cash. Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menyerahkan tumpukan uang tersebut kembali ke kas negara.

Selain Takwin, ada dua terpidana lain yaitu Ahmad Gunawan dari KemenPUPR, dan Wiarso Joko dari PT Tidar Sejahtera selaku projek manajer yang divonis masing-masing 1 tahun 3 bulan.

Berikut perjalanan perkara shelter Labuan yang dirangkum detikcom, Rabu (23/1/2019):

2014
Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Dirjen Cipta Karya KemenPUPR menganggarkan pembuatan shelter tsunami Labuan, Pandeglang sebesar 18,2 mililar. Proyek ini dimenangkan oleh PT Tidar Sejahtera.

14 September 2015
Penyidik dari kepolisian Polda Banten mengusut pembangunan shelter Labuan. Hal ini, karena pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai spesifikasi dan dokumen kontrak. Pekerjaan proyek ini juga beberapa kali terhenti. Pemenang proyek, pada 2015 pernah menghentikan proyek.

Penyelidikan kasus ini kemudian melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengecek apakah ada kerugian negara pada proyek tersebut. Hasilnya, ditemukan ada kerugian negara Rp 16 milliar. Pembangunan gedung 3 lantai ini dinilai gagal total atau total loss.

Desember 2017
Kepolisian menetapkan 3 tersangka pada kasus ini. Masing-masing Takwin Ali Muchtar selaku direktur PT Tidak Sejahtera , Ahmad Gunawan dari KemenPUPR, dan Wiarso Joko dari PT Tidar Sejahtera selaku projek manajer.

Januari 2018
Para tersanga kemudian ditahan di Rutan Klas II B Serang untuk menjalani proses persidangan.

25 Juni 2018
Para terdakwa divonis majelis hakim Tipikor Pengadilan Negeri Serang. Takwin divonis 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Selain itu, ia juga divonis pidana tambahan denda 4,716 miliar.

Sementara, Ahmad Gunawan dan Wiarso Joko divonis 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

22 Desember 2018
Terjadi tsunami Selat Sunda yang menewaskan 437 korban. Selain itu ada kurang lebih 14.075 orang mengalami luka-luka dan 36.923 orang mengungsi.

Tsunami yang diakibatkan Anak Gunung Krakatau ini juga merusak 2.752 rumah, 92 penginapan dan warung, serta 510 perahu. Ada 147 kendaraan baik mobil dan motor yang rusak.

23 Desember 2018 - 1 Januari 2019
Shelter tsunami di Labuan tak digunakan sebagai tempat berlindung dan pengungsi tsunami.

12 Januari 2019
Shelter tsunami Labuan yang dikorupsi minta dipergunakan untuk kegiatan mitigasi bencana oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Dono Monardo.

18 Januari 2019
Terpidana Takwin Ali Muchtar membayar uang penggati kerugian negara Rp 4,687 miliar melalui bank di Serang.

22 Januari 2019
Kejaksaan Negeri menerima uang pengembalian kerugian negara untuk diserahkan ke kas negara. Kajari Serang Azhari mengatakan, terpidana Takwin menyerahkan uang secara cash. Sertifikat sebagai jaminan pengembalian uang negara yang di persidangan lalu disita, dikembalikan kembali oleh kejaksaan.

"Dia mengembalikan secara cash. Jadi sertifikat yang dalam persidangan disita untuk menutupi kerugian negara dikembalikan," kata Kajari Serang Azhari.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.