Jokowi Berbeda dengan Presiden dari Kalangan Elite
Jumat, 04 Sep 2015 09:01
Hal tersebut kembali dilakukannya meski telah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Seperti kemarin, Jokowi membagikan 1.000 paket sembako di kawasan Jakarta Barat dan kembali dilanjutkan pada sore tadi di wilayah Jakarta Utara.
Tidak hanya itu, kegiatan lainnya yang dilakukan Jokowi adalah menjamu masyarakat dari kalangan bawah, untuk datang ke Istana sekedar makan siang dan mendengarkan keluhan yang dihadapi oleh mereka.
Kepala Staf Presiden, Teten Masduki menjelaskan, Presiden melakukan hal tersebut untuk menambah energi dalam menjalankan tugasnya memimpin negara. "Kalau saya pribadi melihat, presiden itu energinya kan itu kalau sudah bertemu masyarakat, jadi semacam re-energize, ini berdeda dengan presiden-presiden yang lahir dari kalangan elit," kata Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/9/2015).
Kata Teten, bertemu masyarakat, berjabat tangan secara langsung, mendengarkan keluhan, sudah menjadi kebutuhan Jokowi. "Itu udah jadi kebutuhan beliau. Sekaligus memang kan hidup dia (masyarakat-red) sekarang kan sedikit meringankan. Memang tidak bisa diselesaikan presiden semuanya, tapi kalau semua pejabat, orang-orang yang mampu, melakukan hal yang sama dengan presiden, ini kan contoh yang sebenarnya harus ditiru dengan yang lain," terangnya.
"Solidaritas sosial kan seperti itu. Kan tidak mungkin presiden bisa menjamah semua. Presiden ingin mengasih contoh begini pemimimpin itu. Dekat dengan rakyat berbagi, meringankan, bagi rejeki, dan ini betul-betul menjadi energi bagi beliau," imbuhnya.
Karena itu, Teten mengatakan, forum pertemuan dengan masyarakat dari kalangan bawah akan terus dilakukan. Tidak berhenti setelah bertemu tukang ojek, sopir angkot, dan pedagang saja. "Iya tentu, akan naik turun. Makan siang, makan malam, akan terus diagendakan," pungkasnya.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara