Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jokowi Kirim Dokter untuk Bu Ani, PAN: Tak Tepat Kalau demi Simpati

Nasional

Jokowi Kirim Dokter untuk Bu Ani, PAN: Tak Tepat Kalau demi Simpati

Rabu, 13 Feb 2019 14:28
Detik.com
JAKARTA - PAN menilai wajar dengan keputusan Presiden Joko Widodo yang mengirimkan tim dokter kepresidenan ke Singapura untuk membantu penanganan medis istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono. Menurut PAN, hal itu tak akan mempengaruhi elektabilitas Jokowi.

"Kalaupun mau dikaitkan dengan elektoral atau pencitraan Pak Jokowi, saya kira tidak akan kena. Masyarakat tidak menganggap itu. Jadi, kalau Pak Jokowi mengirim itu karena mau berempati dan simpati dan ujungnya mau mendapatkan simpati publik, ya, tentu tidak tepat," kata Ketua DPP PAN, Yandri Susanto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Lagi pula, kata Yandri, negara memang patut hadir untuk kesembuhan Ani Yudhoyono mengingat istri SBY tersebut merupakan mantan ibu negara. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini pun mengapresiasi bantuan tim medis dari Presiden Jokowi.

"Kan Bu Ani istri dari presiden dua periode. Kalau negara hadir, ya, memang sudah seyogianya, jadi tidak ada masalah," ujar anggota DPR itu.

"Kami lihat ya, mungkin memang Pak Jokowi mengutus itu karena keterpanggilan negara untuk menghormati mantan presiden, termasuk keluarganya," imbuh Yandri.

SBY sebelumnya mengungkap kondisi sang istri, Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono), yang saat ini menderita sakit kanker darah. SBY memuji Ibu Ani tetap kuat dan tegar.

"Meskipun saya amat mengetahui, Ibu Ani adalah sosok yang kuat, tabah, dan tegar dalam menghadapi tantangan kehidupan, termasuk ketika kami bersatu dalam suka dan duka selama 10 tahun saya mengemban tugas memimpin Indonesia dulu," ujarnya.


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.