Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jubir: Rachmawati Juga Korban, Kasus Kondotel Batu Seperti Digoreng

Nasional

Jubir: Rachmawati Juga Korban, Kasus Kondotel Batu Seperti Digoreng

Rabu, 23 Jan 2019 14:08
Detik.com
SURABAYA - Rachmawati Soekarnoputri juga korban penipuan presenter Fadlan Muhammad yang menjadi Direktur Utama PT Penta Berkat, dalam kasus rencana pembangunan kondominium-hotel di Batu, Malang.

Rachma sudah melaporkan penipuan yang dialaminya ke Polda Metro Jaya. Namun hingga sekarang belum ada kelanjutan berarti atas laporan tersebut. Hal ini disampaikan juru bicara Rachmawati Soekarnoputri, Teguh Santosa.

Menurut Teguh dalam keterangannya, sekitar pertengahan 2016 Rachma didatangi presenter Fadlan Muhammad yang meminta bantuannya dalam bisnis properti kondotel. Awalnya Rachma bersedia memberikan bantuan karena Fadlan adalah sahabat anaknya.

Namun tak lama setelah itu, Rachma mencium sesuatu yang tidak beres dan memilih mengundurkan diri dari jabatan Komisaris PT Penta Berkat pada bulan Oktober 2016 lalu. PT Penta Berkat adalah perusahaan pengembang yang berencana membangun sebuah kondotel atau konhotel di Batu, Malang.

"Berdasarkan surat pengunduran diri Ibu Rachma yang ditandatangani di atas materai, Kementerian Hukum dan HAM juga sudah mengeluarkan surat pengesahan perubahan susunan komisaris dan direksi PT Penta Berkat yang baru pada tanggal 27 Oktober 2016 bernomor AHU-AH.01.03-0093366," ujar Teguh.

"Jadi, Ibu Rachma juga korban penipuan yang dilakukan Sdr Fadlan," tambah Teguh.

Teguh menambahkan, melihat kemunculan kasus ini di masa-masa pemilihan presiden, pihaknya khawatir ada pihak yang menggoreng kasus ini untuk tujuan politik.

"Kasus ini seperti digoreng untuk tujuan politik. Kita tahu Ibu Rachmawati adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra bidang Ideologi yang memiliki hubungan sangat dekat dengan capres Prabowo Subianto," kata Teguh lagi.

Senin (17/1) lalu, konsumen yang sudah memesan unit kondotel melaporkan PT Penta Berkat ke Polda Jawa Timur karena merasa ditipu. Pembangunan yang dimulai tahun 2013 dan diselesaikan pada 2016, hingga kini belum juga rampung.



(Detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.