Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kala Said Aqil Ungkit Ahmad Dhani Berlindung ke NU Saat Diancam FPI

Nasional

Kala Said Aqil Ungkit Ahmad Dhani Berlindung ke NU Saat Diancam FPI

Kamis, 21 Feb 2019 10:06
Detik.com
JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani menuliskan jenis-jenis Nahdlatul Ulama (NU) dalam sebuah surat. Ketum PBNU Said Aqil Siradj menyebut Dhani tak paham NU. Dia lantas mengungkit momen Dhani meminta perlindungan NU.

Said Aqil mengatakan, NU sudah beberapa kali memberikan kesempatan untuk Ahmad Dhani. Dia mengungkit cerita lama saat NU memberikan perlindungan ketika Ahmad Dhani terjerat kasus pelecehan asma simbol Allah. Tapi, kini Ahmad Dhani justru melecehkan NU.

"Saya masih ingat ketika dia diancam oleh FPI, karena dia nyanyi dan alasnya itu ada kaligrafi tulisan Allah, terus minta tolong kepada NU dan dilindungi sama Gus Dur," kata Said Aqil di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

"Kemudian dia ingin masuk pengurus PBNU kita masukkan. Sekarang berani melecehkan NU. Sebenarnya dia bukan kader NU sama sekali. Dia nggak paham NU, mulai kapan dia paham NU? Dia cuma seniman, selebriti, itu saja kok," lanjut Said Aqil.

Said Aqil mensyukuri hukuman yang telah dijatuhkan kepada Ahmad Dhani. Said Aqil menganggap Ahmad Dhani patut diberi hukuman yang setimpal atas kesalahannya.

"Alhamdulillah dia sudah merasakan akibat dari gegabahnya ngomong yang sembarangan, dan saya sarankan dihukum seadil-adilnya," tuturnya.

Sebelumnya, Ahmad Dhani menuliskan membeberkan jenis-jenis Nahdlatul Ulama (NU) dalam sebuah surat. Tulisan tangan itu ditulisnya di Rutan Kelas 1 Medaeng, Surabaya.

"Jika NU adalah Islam Nusantara, saya bukan bagian dari ini," demikian sepenggal kalimat dalam surat yang dibawa Ahmad Dhani ke PN Surabaya jelang sidang putusan sela terkait kasus 'idiot' pencemaran yang menjeratnya, Selasa (19/2).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.