Rabu, 01 Jul 2026

Kejaksaan Diminta Lebih Cermat dalam Bekerja

Selasa, 25 Agu 2015 11:59
dok.Okezone
ilustrasi

JAKARTA-Jaksa Agung HM Prasetyo hingga kini bersikukuh bahwa penggeledahan kantor PT VSI terkait dugaan korupsi dalam penjualan cessie atau jaminan hak tagih oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) ke sejumlah perusahaan saat krisis moneter 1998 silam sudah sesuai prosedur.

Pemerhati Kejaksaan, Halius Hosen justru berpandangan lain. Menurutnya, aduan pihak PT VSI kepada DPR harusnya menjadi peringatan (warning) bagi Jaksa Agung untuk menata kembali para jaksa dalam melaksanakan tugas penegakan hukum.

"Sekarang era rasa keadilan dan tanggung jawab kita sebagai penegak hukum tidak seperti masa lalu," kata Halius, Selasa (25/8/2015).

Mantan Ketua Komisi Kejaksaan RI ini menegaskan, jika benar salah geledah itu terjadi, maka tindakan Satgassus Kejagung merupakan kecerobohan yang seharusnya tidak terjadi.

"Karena setiap tindakan penegakan hukum itu ada Standard Operating Procedure (SOP). Tentu sampai terjadinya hal ini jaksa tidak melakukan SOP yang dibuatnya sendiri, itu risiko besar dan fatal. Saya ingatkan ke depan agar benar-benar cermat hati-hati dalam bekerja," sarannya.

Halius pun tidak menyalahkan PT VSI yang kini menuntut agar nama baiknya bisa dibersihkan. Menurutnya, hal itu adalah risiko yang harus ditanggung Jaksa Agung.

"Saya juga minta Kejagung enggak menutup-nutupi kalau lalai, salah akui gentlemen ke publik. Jangan ditutupi," tegasnya.

Seperti diketahui, saat ini Kejagung tengah fokus menelusuri kasus dugaan korupsi penjualan hak tagih BPPN. Kejagung mengklaim jika dalam penelusuran kasus tersebut, pihaknya yakin sudah benar dalam melakukan penyidikan dan tidak menyimpang dari prosedur penegakan hukum.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor