Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Keraguan Novel Baswedan Soal Pengusutan Kasusnya

Keraguan Novel Baswedan Soal Pengusutan Kasusnya

Sumber : Detik.com
Minggu, 17 Jun 2018 20:41
detik.com
Penyidik KPK Novel Baswedan saat dikunjungi koleganya di KPK dalam suasana lebaran. Kunjungan itu sebagai bentuk dukungan dari rekan-rekannya
Jakarta - Polri mempersilakan penyidik KPK Novel Baswedan untuk menyebut sosok jenderal yang disebutnya terlibat atas penyerangan air keras. Apa kata Novel?

"Saya kira begini, sudah berkali-kali saya sampaikan bahwa saya kurang bisa mempercayai apabila ini diproses dilakukan dengan normal begitu saja," kata Novel saat ditemui di kediamannya, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (17/6/2018).

Novel punya beberapa alasan atas keraguan tersebut. Dia menyinggung soal saksi-saksi dan bukti yang didapat selama penyelidikan kasusnya yang tak ditindaklanjuti dengan baik.

"Sekarang begini, CCTV yang di sini saja tidak diungkap, saksi-saksi kunci diperiksa dengan hal-hal yang tidak semestinya. Ketika terjadi hal demikian bagaimana saya bisa percaya?" ungkapnya.

Karo Penmas Polri Brigjen M Iqbal sebelumnya mempersilakan Novel mengungkap sosok jenderal yang dimaksudnya. Dia mengatakan akan memasukkan keterangan itu dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Terkait hal ini, Novel tidak langsung menerima. Dia mengatakan ada beberapa bukti penting di kasusnya yang hilang.

"Memang logika yang disampaikan silakan ini dimasukkan BAP dan lain-lain, kalau berpikir tidak ada apa-apa, boleh. Tapi ini bukti-bukti yang penting aja hilang, bukti-bukti yang sangat penting aja hilang terus saya menyampikan itu maunya apa? Nggak logis ya, nggak logis saya susah memahami dengan logika saya," tuturnya.

Sebelumnya, Karo Penmas Polri M Iqbal meminta Novel menyebut nama oknum jenderal tersebut. Hal itu nantinya akan didalami penyidik.

"Kalau Saudara Novel punya keterangan yang dia yakini benar, silakan sebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Muhammad Iqbal kepada detikcom, Minggu (17/6/2018). 

"Kita akan tuangkan dalam BAP. Nanti penyidik akan mendalami keterangannya," tambah Iqbal.

Novel diserang orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu. Dia sempat menyebut ada sosok jenderal yang ada di belakang kasusnya. Novel beserta beberapa pihak meminta dibentuknya tim gabungan pencari fakta (TGPF) agar kasus ini dapat lekas terungkap.  (***)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:14

    Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Kembali Ukir Prestasi, Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu dan Amankan WNA di Entikong

    Entikong - Satgas Pamtas RIâ€"Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad kembali menorehkan prestasi gemilang dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Personel P

  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:13

    Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia

    Jakarta - Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan, akumulasi poin, dan keputusan resmi yang memastikan sebuah negara berhak me

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:24

    Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan

    Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:06

    Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,

    PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:02

    KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.