Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ketua DPR Minta Kominfo Gandeng BSSN-Bareskrim Cegah Child Grooming

Nasional

Ketua DPR Minta Kominfo Gandeng BSSN-Bareskrim Cegah Child Grooming

Rabu, 31 Jul 2019 09:53
Detik.com
Bambang Soesatyo
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Bareskrim Polri untuk memblokir dan mengawasi aplikasi game online. Hal itu untuk mencegah kasus child grooming kembali terulang.

"Mendorong Kemkominfo bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Cyber Crime Bareskrim Polri untuk aktif melakukan pemblokiran dan meningkatkan pengawasan terhadap aplikasi-aplikasi permainan (game online) yang memuat konten pornografi, dan radikalisme yang dapat memengaruhi perilaku anak melalui internet," kata Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (31/7/2019).

Bamsoet juga mendukung upaya pemblokiran terhadap aplikasi yang digunakan untuk child grooming agar tidak menjadi akses kejahatan oleh pedofil. Ia juga meminta guru-guru di sekolah mengedukasi para siswanya bagaimana menggunakan internet secara bijak.

"Mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui guru-guru di sekolah untuk memberikan edukasi terhadap anak cara menggunakan internet yang sehat, agar anak dapat terhindar dari modus kejahatan melalui internet yang terus berkembang," ujarnya.

Lebih lanjut, Bamsoet mengimbau para orang tua membatasi waktu anak untuk bermain game online. Ia juga meminta orang tua memperhatikan dengan siapa anak mereka berteman di dunia maya.

"Mengimbau kepada orang tua untuk lebih memperketat dan membatasi waktu anak bermain permainan daring, serta orang tua harus tahu dengan siapa anak berteman malalui internet dan memperhatikan tumbuh kembang anak," pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya AAP alias Prasetya Devano alias Defans alias Pras pelaku child grooming yang melancarkan aksinya via aplikasi game online 'Hago'. Pelaku yang sudah 10 kali beraksi itu mengincar anak-anak menjadi korbannya


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.