Kamis, 18 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ketua MPR: NU Akan Kuat Bila Dompet Jamaahnya Tebal

Berita

Ketua MPR: NU Akan Kuat Bila Dompet Jamaahnya Tebal

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 31 Jan 2026 13:57
JAKARTA - Ketua MPR Ahmad Muzani turut hadir dalam puncak resepsi peringatan Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/1/2026). 

Dalam perhelatan tersebut, Ahmad Muzani menyampaikan sejarah serta peran NU dalam mewujudkan kemaslahatan masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan, bahwa NU perlu memiliki kekuatan agar dapat terus memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Karena itu negara perlu NU yang kuat. Kenapa? Karena kalau NU kuat, Indonesia akan kuat,” ungkap Ahmad.
Muzani mengatakan, bahwa kekuatan NU akan hadir dari kesejahteraan para jamaahnya. Kesehatan, ketersediaan lapangan pekerjaan, hingga kondisi ekonomi yang baik bagi jamaah NU merupakan harapan yang dapat menjadi sumber kekuatan untuk terus memperjuangkan perdamaian.

“NU kuat itu apabila para jamaahnya sehat dan memiliki pekerjaan. NU kuat apabila para jamaah NU dompetnya tebal. Indonesia akan kuat apabila rakyatnya sehat, bekerja, pikirannya sehat, dan otaknya cerdas,” papar Ahmad.

“Itulah yang dikejar dan diajarkan oleh para ulama kita, kiai-kiai kita, dan guru-guru kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf turut membahas berbagai pencapaian NU selama satu abad keberadaannya.

“Kita ingin agar organisasi ini dikonsolidasikan sedemikian rupa sehingga kinerjanya bisa lebih terukur dan solid. Alhamdulillah, sekarang sudah berjalan dengan baik dan manfaatnya sangat terasa, baik oleh jajaran internal maupun masyarakat,” ungkap KH Yahya dalam sambutannya.

KH Yahya juga menyinggung peran NU di tingkat global. Besarnya peran tersebut membuatnya yakin bahwa NU memiliki kontribusi penting dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia serta keterlibatan dalam isu-isu kemanusiaan.

“NU memiliki posisi yang kuat dalam peta masyarakat dunia. Karena itu, kita didorong untuk berperan lebih aktif dan lebih berani melakukan kontak dengan pihak mana pun guna berkontribusi dalam mengupayakan solusi atas persoalan global dan kemanusiaan dari perspektif nilai-nilai agama,” tambahnya.(ekozone.com)
Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.