Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Manfaatkan Kabut Asap, Sindikat Narkoba di Riau Dibekuk Polisi

nasional

Manfaatkan Kabut Asap, Sindikat Narkoba di Riau Dibekuk Polisi

detik.com
Jumat, 20 Sep 2019 10:55
detik.com
Jakarta - Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat kembali menangkap sindikat internasional di Pekanbaru, Riau. Sindikat ini memanfaatkan asap kebakaran hutan dan lahan di Riau untuk melancarkan peredarannya.

"Jadi memang karhutla di Riau ini dimanfaatkan oleh jaringan ini untuk menyelundupkan narkoba," kata Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (20/9/2019).

Jarak pandang yang terbatas di Kota Riau dimanfaatkan oleh sindikat untuk menyelundupkan sabu. Meski begitu, polisi tetap berhasil menangkap para pelaku.

"Artinya ini menjadi komitmen bagi kami, agar bandar narkoba jangan main-main di Indonesia. Apapun risikonya akan kita tindak tegas," imbuh Hengki.

Satu orang tersangka ditangkap pada Rabu (18/9) sore. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita 10 bungkus paket berisi sabu yang dikemas dalam kemasan teh China.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menjelaskan, anggotanya yang dipimpin Kanit 1 AKP Arif Oktora menyelidiki jaringan itu selama satu bulan. Polisi mengintai jaringan setelah adanya informasi masuknya jaringan pada Agustus 2019 di Pekanbaru Riau yang akan mengedarkan barang haram itu di Jakarta.

Tim kemudian melakukan pengintaian mulai dari Medan, Sumatera Utara hingga kemudian menangkap tersangka di Pekanbaru, Riau.
"Tersangka ada satu orang yang kita amankan bersama barang bukti, untuk lebih jelasnya nanti akan kami sampaikan kembali," kata Erick.

Sementara AKP Erif Oktora mengungkap kabut asap yang terjadi di Riau sempat menyulitkan anggota dalam melakukan penyelidikan. Timnya pun harus menyiapkan masker agar tidak menghirup asap kebakaran hutan tersebut.

"Memang tim kami di lapangan sempat kesulitan melakukan surveilance karena kabut asap ini, tetapi Alhamdulillah kita berhasil menangkap pelakunya," kata Arif.
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 09:58

    Impor China ke Indonesia Naik 18,21%, Jasa Forwarder Ikut Melonjak.

    Jakarta-Tren impor barang dari China ke Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia pada Januari 2026 tercatat

  • Sabtu, 30 Mei 2026 09:48

    Bareskrim Buru Bos New Zone Bandar Penyedia Narkoba di Kelab Malam Medan

    Direktorat Tindak Pidana Narkotika (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu Eddy alias Awie, bos New Zone di Medan, Sumatera Utara. Eddy diburu atas dugaan menyediakan narkoba di kelab malam tersebut

  • Sabtu, 30 Mei 2026 09:15

    Kesaksian Warga Pipa Gas PGN Bocor di Kranji: Ada Pekerjaan Beko

    Jakarta-Sebuah pipa gas bocor terjadi di Jl. Nangka Raya, Kranji, Bekasi pada Jumat, 29 Mei 2026. Pipa tersebut merupakan milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN).Ketua RW 07 Kelurahan Kranji, Fahmi, menj

  • Sabtu, 30 Mei 2026 08:58

    Manggala Agni Fokus Pendinginan Lahan Gambut Rohil dan Siak

    PEKANBARU-Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih terus menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan Pro

  • Sabtu, 30 Mei 2026 08:42

    Menkeu Purbaya Desak 20 Perusahaan CPO Kembalikan Uang Negara

    JAKARTA-Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa meminta 20 perusahaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang diduga melakukan praktik transfer pricing dan under-invoicing untuk segera menge

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.