Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Mendagri Amini Kebocoran Anggaran, tapi Tak Sebesar Disebut Prabowo

Nasional

Mendagri Amini Kebocoran Anggaran, tapi Tak Sebesar Disebut Prabowo

Senin, 11 Feb 2019 11:59
Detik.com
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tidak menepis adanya kebocoran anggaran negara. Namun dia membantah besaran kebocoran seperti yang disampaikan calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Saya kira soal anggaran bocor ada di mana-mana ya, tapi tidak mungkin kalau sampai sebesar itu yang menyampaikan itu," kata Tjahjo di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Tjahjo melandaskan argumennya dengan menyebut kasus-kasus yang diungkap KPK yang tidak semuanya bersinggungan dengan anggaran negara. Namun Tjahjo tidak menyebut dengan detail berapa besarannya.

"Mulai 2015 sampai sekarang tingkatnya kecil sekali. Jadi kalau ada kepala daerah yang (kena) OTT (operasi tangkap tangan) KPK, tidak semua menyangkut masalah anggaran," imbuh Tjahjo.

Prabowo sebelumnya menyinggung besaran kebocoran anggaran negara sebesar 25 persen atau setidaknya setara dengan Rp 500 triliun. Dia menyebut soal kebocoran anggaran itu ketika berpidato di HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2) lalu.

Prabowo mengungkapkan kebocoran anggaran yang dimaksud adalah penggembungan anggaran atau mark-up. Dia mencontohkan proyek yang misalkan bernilai 100 tetapi ditulis 150 sehingga terjadi mark-up.

"Bayangkan, jembatan harga 100 ditulis 150. Dan ini terjadi terus-menerus. Kita harus objektif masalah ini sudah jalan lama. Ini harus kita hentikan dan kurangi," ucap Prabowo saat itu.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.