Sabtu, 16 Mei 2026

Nasional

Menhan Pilih Jokowi, Tim Prabowo: Tidak Etis

Kamis, 17 Jan 2019 13:49
Detik.com
JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu secara gamblang menyatakan mendukung capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai pernyataan tersebut tidak etis.

"Tidak etis, apalagi Menteri Pertahanan itu menteri yang bukan dari partai politik. Menteri Pertahanan adalah menteri yang menanggungjawabi bidang pertahanan. Ada beberapa kementerian yang menurut saya netralitasnya harus dijaga. Itu kan sama dengan Kapolri mengatakan seperti itu, dengan Panglima TNI ngomong seperti itu," kata Wakil Ketua BPN Ahmad Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Jika pernyataan dukungan itu diberikan oleh menteri yang berasal dari partai politik, Muzani mengaku bisa memahaminya. Namun menurutnya, tanggung jawab seorang menteri ada pada bidang pekerjaannya.

"Menteri itu bertanggung jawab terhadap bidang pekerjaannya. Menteri bertanggung jawab kepada presiden sebagai seorang menteri, bukan bertanggung jawab kepada seorang calon presiden," ujarnya.

"Tanggung jawabnya kepada presiden dalam kapasitas menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan, gitu lho. Kalau ada menteri yang berpihak itu karena ada kewajiban partai politiknya. Kira-kira gitu," imbuh Muzani.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam jumpa pers di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (16/1) menyatakan siapapun bebas memilih siapa yang didukung di Pilpres 2019. Dia kemudian secara gamblang menyatakan mendukung Joko Widodo (Jokowi), capres nomor urut 01 yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin.

"Kalau saya anak buahnya, menterinya, pembantunya Pak Jokowi. Jelas saya pilih Pak Jokowi. kalau saya tidak milih Pak Jokowi saya menghianati beliau. Pengkhianat itu harus satu hukumannya ditembak mati," ujarnya.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.