Meski RJ Lino Dibeking Orang Kuat, Rieke Tak Akan Mundur
Laporan : Joko Prasetyo
Jumat, 13 Nov 2015 20:45
"Catat saya tidak takut dan tidak akan mundur meski dibelakang RJ Lino (Dirut Pelindo II) itu ada sejumlah orang kuat," kata Rieke Diah Pitaloka di gedung DPR, Jum'at (13/12/2015).
Rieke menengarai adanya tangan tersembungnyi yang ingin menghenikan Pansus. Apalagi, lanjut Rieke, dalam setiap sidang banyak anggota pansus yang tidak hadir. Dari 30 anggota, katanya, paling hanya 10 anggota yang hadir. "Saya memang prihatin kalau ada anggota Pansus yang tidak hadir. Tapi Pansus jalan terus meski hanya dihadiri 10 anggotanya,"katanya.
Pernyataan Rieke itu sekaligus menjawab adanya keraguan dari sejumlah pihak terhadap pansus. Karena dari pengalaman sebelumnya Pansus selalu 'masuk angin' alias mandeg di tengah jalan, apalagi kalau sudah berhadapan dengan 'orang kuat.
Rieke juga mengakui kalau kasus Pelindo II ini kurang seksi dibanding kasus Century. Apalagi gerakan para anggota Pansus tidak gencar seperti anggota pansus Century.
"Buat apa kami melakukan gerakan-gerakan atau berkoar-koar di media kalau pada akhirnya tidak jelas ujungnya," kata anggota Komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan ini.
Rieke juga membantah adanya anggapan bahwa Pansus ini hanya 'menembak' RJ Lino dan Wapres Jusuf Kalla. "Ada persoalan lebih besar dari itu. Ada kerugian negara puluhan triliunan rupiah. Lebih besar dari kasus Century yang hanya Rp 6,7 triliun," katanya.
Dalam kesempatan sama, pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana selain lewati jalur hukum di Bareskrim Mabes Polri, dia mendukung penuh pengungkapan kasus Pelindo II melalui jalur politik (Pansus-red) di lembaga DPR. "Saya mendukung Pansus Pelindo di DPR, karena kasus Pelindo ini sarat muatan politik, " katanya.
Meski demikian Tjipta berharap agar DPR dalam mengungkap kasus Pelindo ini tidak "masuk angin", mencuat di awal tapi meredup belakangan. Seperti kasus-kasus sebelumnya yakni Century meledak di awal, tapi menjadi tiada akhir penuntasannya.
"Saya harap kasus ini jangan masuk angin, sebab DPR misterius. Kuat dan hot di awal, tapi biasanya hilang dan adem belakangan. Di balik kasus Pelindo ini banyak "apa-apa", penyidikan Reskrim dan DPR harus jalan terus, " katanya.
Tjipta juga berharap agar media ikut mendukung DPR dalam menuntaskan kasus Pelindo ini. "Kalau ada anggota Pansus masuk angin, gebukin dan sikat saja. Saya juga akan sikat, kalau Rieke masuk angin, " ujarnya.
Menanggapi Tjipta Lesmana, Rieke menyakini tak satupun anggota Pansus akan masuk angin. "Semua anggota termonitor, tapi media juga jangan "masuk angin" dalam mengungkap kasus ini, " katanya.(tio)
nasional
Mabes TNI Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Perkuat Spirit Pengabdian dan Profesionalisme Prajurit
Jakarta-Mabes TNI menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 H yang diikuti para Pejabat Utama, Prajurit, dan PNS Mabes TNI di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/6
Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.
IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem