Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Munarman Sambut Baik Prabowo yang Bersedia Jadi Mediator FPI-Jokowi

Nasional

Munarman Sambut Baik Prabowo yang Bersedia Jadi Mediator FPI-Jokowi

Sabtu, 03 Agu 2019 16:34
Detik.com
JAKARTA - Partai Gerindra menyatakan ketua umumnya, Prabowo Subianto, bersedia 'mengakurkan' alias menjadi mediator antara FPI dan pemerintahan Presiden Jokowi bila Jokowi melarang FPI. FPI menyambut baik hal itu dengan menganggap Prabowo sebagai orang yang tepat untuk menepis fitnah dan isu Islamofobia.

"Setahu saya Pak Prabowo memang tidak memiliki fobia terhadap Islam, sehingga sangat wajar apabila Pak Prabowo memerankan posisinya untuk menghapus stigma dan label negatif terhadap Islam dan ormas Islam," kata Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman saat dihubungi, Sabtu (3/8/2019).

Munarman menyebut Prabowo memiliki track record dengan tokoh-tokoh Islam dari Dewan Dakwah serta kalangan Islam lainnya yang cukup panjang. Menurut Munarman Prabowo juga mendapat banyak informasi yang objektif tentang Islam dari relasinya, sehingga tepat apabila Prabowo berperan menepis isu fitnah terhadap Islam.

"Yang aneh dan berbahaya itu justru ada sekelompok kecil orang yang selalu melakukan black propaganda terhadap Islam dan Ormas Islam serta gerakan Islam. Kelompok ini menjadi pengasong Islamofobia kemana-mana dan sangat benci dengan Islam dan gerakan Islam serta Ormas Islam," lanjut Munarman.

Munarman kemudian bicara soal kelompok pembenci Islam yang menurutnya kerap melakukan adu domba antar umat Islam maupun agama lain. Dia menyebut salah satu caranya kelompok itu yakni menggunakan narasi anti-Pancasila.

"Cara yang paling sering mereka gunakan adalah dengan selalu memfitnah gerakan Islam dan Ormas Islam sebagai anti-Pancasila, anti-NKRI, radikal, intoleran dan berbagai label negatif lainnya. Dalam sejarah Indonesia, dulu di medio akhir tahun 50-an dan awal tahun 60-an, kelompok yang selalu memusuhi gerakan Islam tersebut juga berada di lingkaran kekuasaan. Kerja mereka terus memprovokasi dan kampanye anti-Islam. Dulu label terhadap gerakan Islam juga disebut oleh mereka sebagai anti Pancasila dan kontrarevolusi," jelas Munarman.

"Zaman Orde Baru juga kelompok ini selalu membenturkan umat Islam dengan penguasa dengan label juga anti Pancasila. Nah sekarang, terulang kembali, jadi kita sudah sangat paham siapa kelompok yang bermain di belakang fitnah dan issue ini. Kalau kita, menyebut kelompok tersebut adalah kelompok yang keterbelakangan intelektual dan keterbelakangan mental. Dan keterbelakangan mental karena mereka ini mengidap penyakit alergi mental terhadap Islam. Kalau mendengar kalimat syariah dan lainnya, mereka langsung sakit kepala dan demam meriang," lanjut dia.

Maka dari itu sudah tepat apabila Prabowo yang berperan dalam upaya menepis fitnah dan isu Islamofobia. Sebab, menurut Munarman, Ketum Gerindra itu objektif dan terbebas dari Islamofobia.

"Jadi sudah pada tempatnya bila Pak Prabowo berperan dalam upaya menepis fitnah dan isu Islamofobia tersebut karena Pak Prabowo memiliki cukup informasi yang objektif dan secara mental bebas dari Islamofobia tersebut," kata Munarman.


(Detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.