Nasdem Tegaskan Wewenang Sadap Penting bagi KPK
Selasa, 25 Agu 2015 15:46
JAKARTA-Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patricio Capella, meminta semua pihak untuk bisa menahan diri terkait isu pelemahan fungsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terlebih lagi saat ini lembaga antirasuah itu sedang menyeleksi calon pimpinan.
Sebelumnya, beberapa kalangan menilai KPK tidak perlu melakukan penyelidikan dan penyadapan dalam sebuah kasus. Akan lebih baik jika kewenangan itu dilimpahkan ke Kejaksaan dan Polri.
Namun selama tidak diatur dalam undang-undang, menurut Patricio, hal tersebut boleh dilakukan. "Itu kan efisiensi ya. Tapi yang perlu kita lihat ini adalah ada atau tidaknya di undang-undang (penyidikan dan penyadapan oleh KPK). KPK itu aturannya kurang. Sepanjang hal itu (larangan menyidik dan menyadap) enggak ada, maka ya jalan terus," terang dia kepada wartawan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/8/2015).
Patricio mengimbau, seleksi calon komisioner KPK yang saat ini sedang berlangsung sebaiknya tidak diganggu dengan isu yang terkesan melemahkan lembaga antirasuah itu. Terlebih lagi adanya opini praktik kriminal yang dilakukan oleh calon tersebut.
Menurutnya, pelemahan KPK tidak dilakukan karena keberadaan lembaga antirasuah tetap penting demi menjaga marwah Indonesia yang bermartabat dan bebas dari praktik korupsi. "Kita lihat saja dulu. Saat ini masih gagasan perorangan. Begitu lulus, ya kita apresiasi. Sekali lagi, penyampaian visi dan misi calon pimpinan biar dijelaskan dulu," terang dia.
Terkait adanya calon yang bermasalah, kata dia, bisa ditanyakan langsung kepada calon pimpinan tersebut saat proses seleksi dilaksanakan. "Nama yang bermasalah menurut ICW, ya mari beri kesempatan dulu lah. Itu persoalan, nanti bisa ditanyakan langsung saja. Itu hanya calon pimpinan yang berhak menyampaikan," tandasnya. (okezone.com) nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara