Jumat, 17 Jul 2026
Nasional,
Nilai Investasi Capai 20,9 Miliar Dolar, Prabowo Resmikan Proyek Gas Abadi Masela
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 17 Jul 2026 09:04
JAKARTA - Megaproyek Liquefied Natural Gas (LNG) atau Gas Alam Cair Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku resmi dimulai penggarapannya. Presiden Prabowo Subianto yang meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) itu dari Istana Merdeka, Jakarta via video conference, Kamis (16/7/2026), sangat yakin proyek ini mampu mendongkrak kemakmuran rakyat.
Nilai investasi yang dikucurkan untuk proyek ini tergolong raksasa, yakni mencapai 20,9 miliar dolar AS. Berlokasi sekitar 170â€"180 km barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar, proyek ini dijalankan menggunakan skema Cost Recovery PSC oleh INPEX Masela Ltd. (65%) sebagai operator, bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) (20%) dan Petronas (15%).
"Proyek semacam ini sangat penting. Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini. Tadi sudah disinggung proyek ini investasinya sangat besar, 20,9 miliar dolar, hampir 21 miliar dolar, akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat dan sebagainya, sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan," ungkap Presiden Prabowo Subianto.
Hilirisasi dan transformasi ekonomi tidak bisa berjalan tanpa dukungan sektor energi yang kuat. Kerja keras jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beserta unsur pemangku kepentingan lainnya mendapat sorotan positif karena memegang filosofi dasar perekonomian nasional.
"Sekali lagi saya menghargai tekad saudara-saudara, komitmen saudara-saudara, menteri ESDM dengan semua unsur benar-benar sesuai dengan tekad kita, filosofi kita, bahwa ekonomi, pembangunan, transformasi, hilirisasi, industrialisasi harus secepatnya membawa kemakmuran untuk sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia. Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat kita, tanggung jawabnya adalah menjamin bahwa rakyat merasakan," paparnya.
Dampak ekonomi tidak boleh hanya terasa di level makro, melainkan harus turun langsung ke masyarakat lokal. Pemanfaatan putra daerah serta pelibatan pengusaha sekitar menjadi harga mati yang dipesankan sejak awal pembangunan fasilitas strategis ini.
"Sehingga komitmen tadi, mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal. Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin kurang kompetensinya, ya dibantu, ya ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengerahkan bantuan-bantuan teknis. Kita ingin semua merasakan dampak dari proyek ini,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/nilai-investasi-capai-209-miliar-dolar-prabowo-resmikan-proyek-gas-abadi-masela.html
komentar Pembaca