Nasional
Nur Asia Didorong Maju Pilwalkot Tangsel, Sandi Bingung Siapa Urus Anak
Rabu, 31 Jul 2019 13:11
"Secara pribadi saya bingung kalau dia sibuk kampanye, siapa yang ngurus ya (anak-anak). Mungkin sekarang-sekarang ini yang ngurus di rumah kan dia, jadi kita bagi tugasnya kan kayak gitu. Terus terang belum sempat ngobrol sama dia, belum mau berkomentar banyak juga," kata Sandiaga di Lapangan Bulungan, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (31/7/2019)
"Tentunya aspirasinya saya belum bicara secara mendalam dan tentunya buat saya pribadi ya harus pilih siapa yang ada di politik, jangan dua-duanya. Yang ngurusin anak-anak siapa gitu," ujar Sandiaga.
"Kita kan bukan orang Tangsel, kita tinggal di Jakarta Selatan. Jadi buat saya, it's too early. Nanti mungkin 1-2 hari ketemu dengan Bu Nur, nanti saya update lagi," ucapnya.
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut