Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • PA 212 Berencana Tak Dukung Prabowo, Gerindra: Murni Hak Rekan-rekan

Nasional

PA 212 Berencana Tak Dukung Prabowo, Gerindra: Murni Hak Rekan-rekan

Selasa, 16 Jul 2019 10:05
Detik.com
JAKARTA - Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana meninggalkan Prabowo Subianto karena tidak terima dengan adanya pertemuan Prabowo dan Joko Widodo (Jokowi). Partai Gerindra menyebut hal tersebut merupakan hak PA 212.

"Itu murni hak rekan-rekan itu, saya atas nama Pak Prabowo, sekali lagi menegaskan terima kasih tak terhingga kepada para ulama atas dukungan mereka dalam Pemilu kemarin," ujar Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman saat dihubungi, Selasa (16/7/2019).

Habiburokhman memastikan, perjuangan Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmut tidak berhenti. Selain itu, menurutnya perjuangan dalam keadilan Habib Rizieq juga akan terus berlanjut.

"Walau Pemilu sudah usai, saya pastikan perjuangan Pak Prabowo wujudkan Indonesia yang adil dan yang makmur tidak akan pernah terhenti," kata Habiburokhman.

"Termasuk salah satu perjuangan kami yang terus berlanjut adalah bagaimana menjamin keadilan pada Habib Rizieq agar beljau bisa pulang ke tanah air dengan tenang," sambungnya.

Sebelumnya, PA 212 berbicara sikap mereka ke depan usai Pemilu 2019. PA 212 akan menggelar Ijtimak Ulama IV untuk menyikapi kondisi terkini pasca penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Sampai saat ini tidak ada dari PA 212 yang setahu saya yang mempunyai keputusan untuk meninggalkan Prabowo karena keputusan itu baru resmi di Ijtimak Ulama ke-4 yang insyaallah diadakan awal Agustus," kata juru bicara PA 212 Habib Novel Bamukmin saat dihubungi, Senin (15/7/2019).

Novel Bamukmin menyebut akan banyak agenda yang dibahas di Ijtimak Ulama IV. Intinya, Ijtimak Ulama IV bakal menentukan sikap PA 212 setelah pemilu.

"Agenda banyak, termasuk sikap politik, kepastian hukum, itu kan ada agenda yang harus dituntaskan. Jadi kita menjadi oposisi bersama Prabowo atau partai-partai atau tidak bersama Prabowo atau partai-partai," jelas Novel.

"Jadi kita oposisi dengan partai, kan koalisi udah babar, apa kita masih sejalan dengan PKS, dengan Partai Berkarya atau Gerindranya, itu kan kita nanti mungkin dengan partai-partai koalisi yang pernah ada diundang," imbuhnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Minggu, 31 Mei 2026 18:08

    Purbaya Tegaskan Skema Pajak DSI Berlaku Normal

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan skema pajak PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan berlaku normal seperti biasa. Menurutnya, tidak ada perubahan ketentuan perpajakan

  • Minggu, 31 Mei 2026 18:06

    Danantara Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI

    JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyatakan, pihaknya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan para pelaku usaha untuk menentukan patokan harga komoditas yang akan d

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.