Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • PD ke Rian Ernest soal Parpol Cari Duit dari APBD DKI: Masih Aja Ngomong Rumor!

Nasional

PD ke Rian Ernest soal Parpol Cari Duit dari APBD DKI: Masih Aja Ngomong Rumor!

Rabu, 24 Jul 2019 09:36
Detik.com
Taufiqurrahman (tengah).
JAKARTA - Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman merespons pernyataan politikus PSI Rian Ernest soal rumor parpol tingkat nasional menjadikan APBD DKI sebagai 'lahan' mencari duit. Taufiq heran dengan sikap Rian Ernest yang kembali mengumbar rumor soal DPRD DKI.

"Kok sudah dilaporin (ke polisi), masih aja ngomong rumor," kata Taufiq saat dimintai tanggapan, Selasa (23/7/2019).

Rian Ernest memang sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan proses pemilihan Wagub DKI rawan politik uang. Taufiq-lah yang melaporkan Rian Ernest ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik.

"Sudah jangan ngomong rumor," ujar Taufiq.

Terkait pernyataan parpol tingkat nasional menjadikan APBD DKI sebagai 'lahan' mencari duit disampaikan Rian Ernest saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di gedung penunjang KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/7). Namun, Rian mengakui bahwa hal tersebut masih sebatas dugaan.

"Kita ada 8 orang DPRD DKI, ini pun kita pepet terus, kita kawal terus. Karena emang rumor-rumornya, rumor-rumornya, partai politik nasional ini nyari duitnya dari APBD DKI. Ini dugaan, aduh entar gua dilaporin lagi," ujarnya.

Alasannya, kata Rian, APBN lebih sulit dijadikan lahan karena diawasi secara ketat. Namun pengawasan APBD DKI dengan jumlah sekitar Rp 70 triliun tidak seketat pengawasan APBN.

"Di DKI itu dengan anggaran Rp 70 triliun tiap tahun, media juga nggak segitunya nyorot, potensi nyolongnya gede banget dan kita tahulah DPRD DKI seperti apa gitu. Jadi saya sebenarnya berharap teman-teman KPK, yuk sebenarnya nggak usah jauh-jauh OTT ke daerah, bagus sih untuk pemerataan pemberantasan korupsi. Nggak usah jauh-jauh, ke Kebon Sirih aja cari. Kulik-kulik dapat kok, ini kata salah seorang penyidik, tapi bukan di sini, ini penyidik dari Trunojoyo bilang, 'Yaelah DKI tinggal merem comot juga dapat,' ini dulu tapi, beberapa tahun lalu, sekarang saya yakin lebih baiklah," pungkasnya.

Sejumlah fraksi di DPRD DKI juga sudah menanggapi pernyataan Rian Ernest tersebut, salah satunya Fraksi Gerindra. Ketua Fraksi Gerindra Abdul Ghoni menyebut polisi bisa menyelidiki tuduhan-tuduhan yang dilontarkan Rian Ernest.

"Aparat hukum juga bisa panggil beliau. Kalau ngoceh seperti itu, buktinya mana," ucap Ghoni saat dihubungi, Selasa (23/7).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.