Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • PSI Heran Rian Ernest Dipolisikan Gegara Isu Politik Uang Wagub: Ada Apa?

Nasional

PSI Heran Rian Ernest Dipolisikan Gegara Isu Politik Uang Wagub: Ada Apa?

Jumat, 19 Jul 2019 09:55
Detik.com
Tsamara Amany
JAKARTA - PSI heran kadernya, Rian Ernest dilaporkan ke polisi karena pernyataannya yang menyebut ada indikasi politik uang (money politics) dalam proses pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno. Menurut PSI, seharusnya pernyataan Rian dianggap sebagai peringatan agar proses pemilihan wagub berjalan transparan.

"Saya tidak paham kenapa Rian dipolisikan. Seharusnya statement Rian ditanggapi baik dan dianggap sebagai peringatan agar proses pemilihan wagub menjadi transparan," ujar Ketua DPP, Tsamara Amany kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).

Tsamara pun menyayangkan reaksi yang diberikan anggota DPRD DKI Fraksi Demokrat terhadap pernyataan Rian. Menurut dia, diseretnya permasalahan ini ke jalur hukum justru membuat publik menjadi bertanya-tanya.

"Justru tindakan reaktif seperti ini menimbulkan pertanyaan besar: ada apa? Kenapa sampai melaporkan?" katanya.

Tsamara pun berharap ke depan pemilihan Wagub DKI bisa melibatkan KPK. Hal itu untuk memastikan wagub yang dipilih jauh dari isu yang beredar soal adanya politik uang.

"Kami dukung keterlibatan KPK dalam mengawasi proses pemilihan wagub ini. Kita harus pastikan Jakarta dapat wagub yang kompeten, bukan karena lobi politik uang," ujar Tsamara.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta Taufiqurrahman resmi melaporkan Wakil Ketua DPW PSI DKI Rian Ernest ke Polda Metro Jaya. Rian dipolisikan setelah menyebut adanya politik uang dalam pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

"Laporan saya diterima hari ini oleh Polda Metro Jaya dan ke depan sama-sama saya pribadi berdoa agar proses laporan ini berjalan lancar dan hukum benar-benar ditegakkan," kata Taufiq kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Taufiq menyesalkan pernyataan Rian Ernest tersebut. Ia pun menyarankan Rian Ernest untuk melaporkan kepada lembaga penegak hukum jika mengetahui adanya politik uang, tidak dengan menyebar isu di media.

Rian sendiri merasa tidak masalah dirinya yang dilaporkan ke polisi atas pernyataannya itu. Rian mengatakan dirinya siap menghadapi laporan tersebut.

"Siap, siap. Artinya begini, karena adalah penting bagi PSI mencegah korupsi di Pemprov DKI. Adalah penting bagi PSI untuk memastikan wagub DKI yang terpilih berdasarkan kompetensi, bukan berdasarkan lobi-lobi apalagi poltik uang. Dan nggak harus menunggu bukti otentik lah, kami partai anak muda, kami progresif, dan kami berani sebenarnya melawan arus," jelasnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.